24 June 2022, 14:57 WIB

Kim Jong-un Perkuat Pengembangan Nuklir dan Pasukan Khusus


Cahya Mulyana |

PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menggandakan pengembangan senjata nuklirnya dalam menghadapi ancaman dan pasukan musuh. 

Dalam pertemuan militer di Pyongyang, Kim juga siap menambah rencana aksi militer yang berada di garis depan. Korut belum merinci tugas operasional untuk unit khusus di garis depan tersebut. 

Namun, para analis menilai bahwa Pyongyang mungkin berencana mengerahkan senjata nuklir ke medan perang, dengan menargetkan wilayah Korea Selatan (Korsel). Kim menyerukan seluruh pasukannya untuk sekuat tenaga dalam meningkatkan kekuatan militer negara.

Baca juga: DK PBB Akan Berikan Suara Soal Sanksi terhadap Korea Utara

"Dia (Kim Jong-un) juga menyerukan agar pasukan mengkonsolidasikan kemampuan pertahanan diri. Untuk mengalahkan kekuatan musuh dan melindungi martabat negara dengan baik," bunyi laporan kantor berita negara Korut, KCNA.

"Korea Utara bisa saja menambahkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir taktis dalam rencana operasi barunya. Mengingat, istilah pencegah perang yang digunakannya merujuk pada kemampuan nuklir," tutur analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional.

Baca juga: Korsel: Korut Tembakkan Serangkaian Artileri Selama Akhir Pekan

Pada Kamis waktu setempat, KCNA merilis foto pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan dengan peta pantai timur Semenanjung Korea. Di lokasi tersebut, ada pembangkit listrik tenaga nuklir milik Korea Selatan.

Korut telah menembakkan sekitar 30 rudal di 18 kegiatan peluncuran selama paruh pertama 2022. Bahkan, rudal balistik antarbenua yang diluncurkan untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.

Adapun Kim menekankan bahwa militer Korut akan menggunakan senjata nuklir secara proaktif, ketika muncul ancaman atau provokasi.(Yonhapnews/OL-11)

BERITA TERKAIT