22 June 2022, 11:27 WIB

Biden akan Berbicara dengan Xi Jinping untuk Atasi Inflasi di AS


Fetry Wuryasti |

PRESIDEN AS Joe Biden mengatakan pada hari Selasa (21/6) bahwa dia akan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, untuk menurunkan beberapa tarif bea yang dikenakan pada Beijing. Hal ini sebagai upaya untuk menekan inflasi AS.

"Saya berencana untuk berbicara dengan Presiden Xi. Kami belum menentukan waktunya," kata Biden kepada wartawan. Pembicaraan bisa saja sesegera mungkin, dikutip dari Straits Times, Rabu (22/6).

Pembicaraan terakhir antara kedua pemimpin ini terjadi pada 18 Maret, ketika Biden memperingatkan Xi agar tidak membantu Rusia dalam invasinya ke Ukraina.

Tarif yang dikenakan pada saat pemerintahan mantan presiden Donald Trump yaitu memberlakukan bea masuk senilai 25 persen pada impor Tiongkok senilai miliaran dolar.

Angka tersebut ditujukan untuk menghukum apa yang dikatakan Amerika Serikat sebagai praktik perdagangan tidak adil Tiongkok dan untuk melindungi produsen AS.

Langkah itu populer secara politis tetapi dengan inflasi pada level tertinggi 40 tahun di Amerika Serikat, Biden berusaha keras untuk menemukan cara untuk mengurangi tekanan harga dan dia mengatakan bahwa langkah relaksasi beberapa tarif sedang dipertimbangkan.

Menteri Keuangan Janet Yellen termasuk di antara pejabat yang mengatakan bahwa relaksasi tarif dapat membantu meredakan inflasi.

Pembicaraan Biden dan Xi kemungkinan harus segera terjadi, karena tarif era Trump akan berakhir pada Juli, kecuali bila diperbarui. (OL-13)

Baca Juga: Ledakan Gas di Tiongkok Sebabkan 23 Orang Luka

BERITA TERKAIT