18 June 2022, 08:55 WIB

Joe Biden: Saya tidak akan Bertemu dengan MBS


Mediaindonesia.com |

PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden mengelak pada Jumat (17/6) dari pertemuan yang akan datang dengan pemimpin Saudi yang kontroversial Mohammed bin Salman. Alasannya, ia melakukan perjalanan ke negara kaya minyak itu bukan untuk bertemu putra mahkota.

Biden menghadiri KTT Dewan Kerja Sama Teluk regional di Arab Saudi pada pertengahan Juli. Gedung Putih mengatakan dia akan bertemu dengan pemimpin resmi, Raja Salman, tetapi juga timnya, terutama pemimpin de facto Pangeran Mohammed, yang biasa dikenal sebagai MBS.

Intelijen AS menyalahkan MBS atas pembunuhan mengerikan pada 2018 terhadap kritikus kelahiran Saudi, Jamal Khashoggi, seorang warga AS yang menulis untuk The Washington Post. Ditanya oleh wartawan tentang cara dia akan menangani masalah ini ketika dia bertemu MBS, Biden berkata, "Dengan cara yang sama saya menanganinya. Saya tidak akan bertemu dengan, saya tidak akan bertemu dengan MBS."

"Saya akan menghadiri pertemuan internasional dan dia akan menjadi bagian dari itu. Ini sama seperti ada orang-orang yang menjadi bagian dari diskusi hari ini," kata Biden. Ia merujuk pada pertemuan puncak iklim internasional yang dia selenggarakan Jumat pagi.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi Kunjungi Turki, Pertama sejak Pembunuhan Khashoggi

Biden, yang pernah mengatakan pembunuhan Khashoggi telah membuat Arab Saudi menjadi paria, diperkirakan akan menekan peningkatan produksi minyak Saudi selama perjalanannya. Dengan demikian, ada harapan menjinakkan biaya bahan bakar yang melonjak dan inflasi di Amerika Serikat.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre juga membingkai perjalanan itu bahwa pertemuan MBS menjadi tontonan, bukan fokus. "Presiden akan melihat lebih dari selusin pemimpin dalam perjalanan ini," katanya. "Kita bisa mengharapkan presiden untuk melihat putra mahkota juga."

Namun Arab Saudi mengeluarkan pernyataan yang lebih langsung, hanya mencatat bahwa Biden akan bertemu dengan Raja Salman dan kemudian pewaris muda takhta. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT