13 June 2022, 14:08 WIB

Hong Kong Catat Lonjakan Jumlah Kasus Covid-19


 Nur Aivanni |

HONG Kong melihat infeksi covid-19 yang terdeteksi di antaranya pelancong luar negeri melonjak ke rekor pandemi setelah pelonggaran pembatasan perbatasan menyebabkan lonjakan penerbangan internasional.

Kota itu melaporkan 106 kasus impor pada Minggu (12/6), pertama kalinya jumlahnya mencapai tiga digit sejak awal 2020 ketika pencatatan dimulai. Ada 814 total infeksi baru.

Lonjakan itu didorong oleh relaksasi dalam langkah-langkah jarak sosial dan pembatasan perjalanan setelah wabah rekor Hong Kong awal tahun ini surut.

Dalam beberapa bulan terakhir, pihak berwenang mengurangi separuh karantina hotel untuk pendatang baru menjadi tujuh hari, mengizinkan non-penduduk memasuki kota itu lagi, dan melonggarkan sistem penangguhan penerbangan untuk maskapai yang membawa orang yang dites positif terkena virus.

Jumlah penerbangan penumpang yang tiba setiap hari di Hong Kong telah meningkat dua kali lipat menjadi 38 pada Juni, naik dari 19 pada April sebelum sebagian besar pelonggaran diterapkan, menurut data dari Otoritas Bandara dan Webb-Site.com.

Baca juga: Shanghai Gelar Tes Covid-19 Secara Massal

Sulit untuk mendapatkan ukuran sebenarnya dari jumlah penumpang dari hari-hari awal pandemi, ketika banyak penerbangan hanya membawa kargo. Peningkatan infeksi secara keseluruhan dan kasus impor akan menjadi ujian bagi pemerintah yang saat ini sedang mempersiapkan peringatan 25 tahun penyerahan kota itu ke Tiongkok pada 1 Juli.

Presiden Tiongkok Xi Jinpin  telah menerapkan pendekatan tanpa toleransi terhadap virus di Tiongkok dan belum melakukan perjalanan sejak pandemi dimulai, berpotensi mengunjungi pusat keuangan itu untuk acara tersebut.

Sementara Kepala Eksekutif Carrie Lam yang akan lengser mengatakan bahwa tidak akan ada perubahan kebijakan dalam minggu-minggu sisa masa jabatannya, pemimpin baru John Lee telah memberikan sedikit indikasi tentang prioritas covid-19 pemerintahannya.

Setiap penerapan kembali langkah-langkah ketat covid-19 akan ditentang keras oleh komunitas bisnis, yang berpendapat bahwa peraturan kota itu mengikis statusnya sebagai pusat keuangan global, terutama saat seluruh dunia terbuka.

Sekitar 88% populasi Hong Kong telah divaksinasi lengkap per hari Minggu (12/6). Tidak ada kematian baru yang dilaporkan, sementara ada tiga kasus parah baru hari itu. Sebanyak 15 pasien dengan covid-19 parah saat ini dirawat di rumah sakit. (Straits Times/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT