16 May 2022, 17:53 WIB

Dokter Saudi Pisahkan Bayi Kembar Siam Laki-Laki dari Yaman


Mediaindonesia.com |

DOKTER di Arab Saudi berhasil memisahkan kembar siam dari Yaman yang dilanda perang. Operasi yang rumit berlangsung selama 15 jam. Media pemerintah Saudi melaporkan pada Senin (16/5).

Bayi laki-laki, Yussef dan Yassin, "Bersatu dalam beberapa organ," dan sekitar 24 dokter terlibat dalam operasi untuk memisahkan mereka, kata kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA). Yaman telah didera oleh konflik brutal selama tujuh tahun yang mengadu pemerintah yang didukung Saudi melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Lebih dari 150.000 orang telah tewas dalam kekerasan dan sistem kesehatan negara itu telah hancur. PBB menggambarkan kondisi itu sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) yang dikelola pemerintah Arab Saudi secara teratur memuji bantuan kemanusiaannya ke Yaman sebagai bukti komitmen Riyadh untuk mengurangi penderitaan di sana. Dokter badan itu melakukan operasi empat fase untuk memisahkan Yussef dan Yassin dan menyebutkannya sebagai di antara yang paling rumit.

Juli lalu, dokter Saudi memisahkan bayi Yaman dari kembarannya. Itu merupakan operasi ke-50 mereka yang sukses pada kembar siam.

Baca juga: Pertama sejak 2016, Penerbangan Komersial Lepas Landas dari Yaman

Pada Desember, sepasang bayi kembar Yaman dipisahkan oleh dokter di ibu kota Yordania, Amman, sebelum diterbangkan kembali ke Sanaa, menurut badan anak-anak PBB. Pekan lalu Raja Saudi Salman memerintahkan bahwa satu lagi kembar siam Yaman, gadis bernama Mawaddah dan Rahmah, dipindahkan ke Riyadh untuk melakukan pemeriksaan medis dan memeriksa kemungkinan pemisahan. Raja sangat mementingkan program Saudi untuk si kembar siam. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT