13 May 2022, 08:26 WIB

Korut Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

KOREA Utara (Korut), Jumat (13/5), mengonfirmasi kematian pertama akibat covid-19 sembari mengatakan wabah demam meledak di negara itu dengan puluhan ribu orang diisolasi dan dirawat karena sakit.

Negara berkekuatan nuklir itu baru melaporkan kasus pertama covid-19 pada Kamis (12/5) sembari mengatakan pemerintah mengambil kebijakan pencegahan epidemi darurat makmimum setelah seorang pasien dipastikan terinfeksi covid-19 varian Omikron.

Korut telah memberlakukan blokade ketat untuk mencegah masuknya covid-19 sejak awal pandemi 2020 dengan varian Omikron mewabah di negara tetangga mereka. 

Baca juga: Muncul Omikron, Kim Jong Un Gelar Rapat Terbatas dan Terapkan Lockdown

"Demam yang tidak diketahui penyebabnya telah meledak secara nasional sejak akhir April," ujar kantor berita Korut KCNA.

"Sebanyak enam orang tewas dan satu dari mereka positif terinfeksi varian Omikron," lanjut kantor beruta itu.

Dengan 25 juta warga Korut belum divaksinasi covid-19, fasilitas kesehatan Korut yang ringkih terancam kewalahan menghadapi wabah virus korona itu.

"Pada 12 Mei, sekitar 18 ribu orang mengalami demam dan hingga kini sebanyak 187 ribu orang telah diisolasi dan diobati," ungkap KCNA.

Pemimpin Korut Kim Jong Un, yang terlihat mengenakan masker untuk pertama kalinya, memimpin pertemuan darurat Politburo, Kamis (12/5), dan memerintahkan lockdown nasional dalam upaya menekan kasus covid-19. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT