05 May 2022, 12:32 WIB

Perangi Covid-19, Jutaan Orang di Beijing Diminta Bekerja dari Rumah


Nur Aivanni |

JUTAAN orang di Beijing, Tiongkok kembali bekerja, Kamis (5/5). Sebagian besar dari mereka bekerja jarak jauh.

Pihak berwenang Tiongkok telah melanjutkan kebijakan nol-covid-19 mereka, yang melibatkan penguncian dan pengujian massal ketika mereka memerangi wabah terbesar sejak hari-hari awal pandemi.

Beijing melaporkan 50 kasus virus lokal, Kamis (5/5), sehari setelah dikatakan bahwa orang-orang di distrik terpadatnya, Chaoyang, harus bekerja dari rumah.

Baca juga: Shanghai Kini Fokus pada Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Mereka yang berada di daerah tersebut, yang perlu mengunjungi kantor mereka, diminta mengemudi sendiri dan menghindari pertemuan.

Distrik Beijing lainnya, Tongzhou, juga mendorong penduduk untuk bekerja dari rumah. Sementara itu, puluhan stasiun kereta bawah tanah di seluruh kota tetap ditutup.

Beberapa karyawan terlihat kembali ke gedung mereka pada Kamis (5/50 di Chaoyang. Kode kesehatan mereka dipindai agar bisa masuk ke berbagai tempat.

Beijing tengah melangkah secara hati-hati setelah penguncian di Shanghai, kota terbesar di Tiongkok, diperpanjang. Penguncian tersebut menyebabkan terjadinya kekurangan pangan dan kemarahan publik.

Shanghai, yang merupakan episentrum wabah terbaru, melaporkan lebih dari 4.600 infeksi sebagian besar tanpa gejala pada Kamis (5/5). (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT