28 April 2022, 07:32 WIB

Usai Rusia Hentikan Pasokan, Polandia-Bulgaria Terima Gas dari Tetangga UE


Nur Aivanni |

POLANDIA dan Bulgaria sekarang menerima gas dari tetangga UE mereka setelah raksasa energi negara Rusia Gazprom menghentikan pengiriman pasokan gas. Hal itu disampaikan oleh kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

"Kami akan memastikan bahwa keputusan Gazprom memiliki dampak sekecil mungkin pada konsumen Eropa," kata von der Leyen, pada Rabu waktu setempat..

"Hari ini, Kremlin gagal sekali lagi dalam upayanya untuk menabur perpecahan di antara negara-negara anggota. Era bahan bakar fosil Rusia di Eropa akan segera berakhir," tambahnya.

Saat berbicara di Chili, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan langkah Gazprom adalah tindakan agresi dan hanya akan mempercepat konversi Eropa ke energi hijau.

Gazprom telah mengumumkan penghentian pengiriman gas ke Polandia dan Bulgaria setelah tidak menerima pembayaran dalam rubel dari dua anggota UE tersebut.

Bulan lalu, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak akan lagi menerima pembayaran dalam mata uang selain rubel sebagai pembalasan atas sanksi ekonomi Barat terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina.

Von der Leyen memperingatkan importir Uni Eropa bahwa, kecuali kontrak pasokan dalam mata uang rubel, menyerah pada permintaan Kremlin dan membayar dalam rubel akan melanggar sanksi.

"Ini akan menjadi pelanggaran sanksi, sehingga berisiko tinggi bagi perusahaan," katanya.

Dia mengatakan bahwa sekitar 97% dari semua kontrak UE secara eksplisit menetapkan pembayaran dalam euro atau dolar.

Para pejabat mengatakan para menteri energi dari seluruh blok tersebut akan bertemu pada Senin untuk membahas situasi tersebut. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Bulgaria dan Polandia

BERITA TERKAIT