21 April 2022, 16:20 WIB

AS Sebut Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua Rusia Bukan Ancaman


 Nur Aivanni |

PENTAGON, pada Rabu (20/4), mengatakan bahwa uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) oleh Rusia tidak dipandang sebagai ancaman bagi AS dan sekutunya.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby mengatakan bahwa Moskow memberi tahu Washington tentang uji coba tersebut menyusul kewajibannya berdasarkan perjanjian New START 2011, yang membatasi senjata nuklir kedua negara.

"Uji coba itu rutin dan itu tidak mengejutkan," kata Kirby kepada wartawan. "Pentagon tidak menganggap uji coba itu sebagai ancaman bagi Amerika Serikat atau sekutunya," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Rusia Uji Coba Rudal Balistik, Putin Getrak Negara Sekutu NATO

Pada Rabu (20/40, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan uji coba ICBM Sarmat, dengan mengatakan itu akan membuat musuh Kremlin untuk berpikir dua kali.

"Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat kemampuan tempur angkatan bersenjata kita, memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan membuat mereka yang mencoba mengancam negara kita, berpikir dua kali," kata Putin kepada tentara dalam sambutan yang disiarkan televisi. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT