21 April 2022, 11:11 WIB

Sekjen PBB Ingin Bertemu dengan Putin dan Zelensky


Nur Aivanni |

SEKJEN PBB Antonio Guterres telah meminta bertemu dengan Presiden Rusia dan Ukraina di ibu kota negara masing-masing.

Saat perang di Ukraina berkecamuk, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, Rabu (20/4), Guterres membuat permintaan tersebut dalam surat yang dikirim ke Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

PBB sebagian besar telah terpinggirkan dalam krisis sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari, sebagian karena perang telah membagi anggota tetap Dewan Keamanan PBB: Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Tiongkok, dan Rusia.

Baca juga: Ukraina Usulkan Negosiasi dengan Rusia di Mariupol

Tiongkok telah menolak mengutuk invasi tersebut, dengan menggambarkan Rusia sebagai korban dari upaya Barat untuk melemahkannya.

Dengan surat-surat yang dia kirim, Selasa(19/4), Guterres berusaha mendorong dialog untuk mengakhiri perang tersebut.

"Pada saat bahaya dan konsekuensi besar ini, dia ingin membahas langkah-langkah mendesak untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina," kata Dujarric.

Guterres hanya memiliki sedikit kontak dengan Zelensky sejak perang dimulai, dengan berbicara dengannya hanya sekali melalui telepon, pada 26 Maret.

Sementara, Putin belum menerima panggilan telepon Guterres, atau melakukan kontak dengannya, sejak Sekjen PBB menyatakan invasi Moskow itu melanggar piagam PBB. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT