16 April 2022, 20:56 WIB

SOS Children's Villages Akui Kasus Pelecehan Seksual di Liberia


Mediaindonesia.com |

SOS Children's Villages mengonfirmasi pada Jumat (15/4) bahwa kasus pelecehan seksual terjadi yang melibatkan manajemen senior di Liberia. Ini disampaikan setelah media lokal menyebutkan keterlibatan direktur kelompok pembangunan internasional itu dalam negara tersebut terkait dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 16 tahun.

"SOS Children's Villages mengonfirmasi bahwa kasus pelecehan seksual terjadi dalam programnya di Liberia yang melibatkan manajemen senior," kata organisasi yang berbasis di Austria itu dalam suatu pernyataan.

"Kami sangat menyesal bahwa kami tidak dapat melindungi korban. Kami bertekad untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas pelecehan tersebut, terlepas dari posisi mereka dalam organisasi," tambah pernyataan itu.

LSM itu menekankan bahwa mereka segera menghubungi polisi ketika pelecehan itu terungkap pada November 2021. Ia menambahkan bahwa tersangka pelaku diskors bulan lalu dan tiga staf lain yang diduga terlibat dalam kasus itu juga diskors, tanpa memberikan rincian nama.

"Korban muda itu kini kembali dengan keluarganya," kata SOS Children's Villages. SOS Children's Villages didirikan untuk membantu anak yatim dan anak-anak yang membutuhkan.

Baca juga: Hampir 400 Tewas, Hujan Deras kembali Landa Timur Afrika Selatan

Tahun lalu organisasi tersebut mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki kasus kekerasan, khususnya kekerasan seksual, dan penipuan yang dilakukan dari 1990-an dan seterusnya di sekitar 20 operasinya di Afrika dan Asia. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT