04 April 2022, 15:35 WIB

Tiongkok Ukir Rekor Kasus Covid-19 akibat Subtipe Omikron


Cahya Mulyana |

TIONGKOK menghadapi gelombang kasus covid-19 kedua usai mencatatkan laporan 13.287 kasus harian pada Minggu (3/4). Angka tertinggi sejak Februari 2020 ini juga menyimpan temuan baru berupa subtipe dari varian omikron.

"Tugas utamanya yaitu sepenuhnya menghilangkan titik risiko dan memutus rantai penularan sehingga kami dapat menghentikan penyebaran epidemi sesegera mungkin," kata Inspektur Komisi Kesehatan Shanghai Wu Qianyu.

Penyebaran virus ini tidak hanya di Shanghai, tetapi juga hampir merata di Tiongkok. Pada Sabtu (2/5) Tiongkok mencatat 1.506 kasus covid-19 dengan gejala dan 11.781 tidak bergejala.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok Sun Chunlan mendesak kota Shanghai membuat langkah tegas dan cepat untuk mengekang pandemi. Tiongkok mengirimkan ribuan pekerja kesehatan dan personel militer ke Shanghai untuk membantu tes massal Covid-19 di kota yang dihuni 26 juta jiwa.

Mengacu pada data sekuensing menunjukkan subtipe baru varian omikron, sampel virus yang diisolasi dari pasien covid-19 ringan di kota yang berjarak kurang dari 70 kilometer (43 mil) dari Shanghai menunjukkan cabang BA.1.1. Laporan itu mengatakan subtipe virus tersebut tidak cocok dengan covid-19 lain di Tiongkok. 

Sun meminta semua pejabat untuk turun ke lapangan membantu penanggulangan covid-19. "Seluruh pejabat berwenang harus berupaya untuk mengurangi wabah sesegera mungkin," kata Chunlan.

Baca juga: Pro Kontra Umat Islam Tarawih di Times Square untuk Pertama Kali

Melonjaknya kasus harian covid-19 di Tiongkok menyebabkan penurunan permintaan minyak mentah. Akibatnya harga minyak pun jatuh dan konsumsi minyak di Tiongkok bisa berkurang 200.000 barel/hari akibat pandemi covid-19.
(Channelnewsasia/OL-14)

BERITA TERKAIT