31 March 2022, 06:55 WIB

Slovakia Usir 35 Diplomat Rusia


Nur Aivanni |

SLOVAKIA, salah satu anggota Uni Eropa, memutuskan untuk mengusir 35 diplomat Rusia pada Rabu waktu setempat atau Kamis WIB (31/3). Pengusiran tersebut berdasarkan informasi yang diberikan oleh badan intelijen.

Langkah itu dilakukan sehari setelah negara Uni Eropa, seperti Belgia, Belanda, Irlandia dan Republik Ceko, semuanya mengumumkan pengusiran puluhan diplomat Rusia yang dicurigai sebagai mata-mata. Itu merupakan tindakan terkoordinasi yang diambil dengan latar belakang perang Rusia di Ukraina.

Negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Polandia, sebelumnya juga telah mengusir diplomat Rusia.

"Slovakia akan mengurangi staf Kedutaan Rusia di Bratislava sebanyak 35 orang," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Juraj Tomaga kepada AFP.

"Kami menyesal bahwa setelah pengusiran diplomat Rusia sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir, misi diplomatik Rusia tidak menunjukkan minat untuk beroperasi dengan benar di Slovakia," tambahnya.

Slovakia telah mengusir tiga diplomat Rusia karena melakukan spionase awal bulan ini.

Perdana Menteri Eduard Heger menunjukkan ketidaksenangannya dalam sebuah unggahan di Facebook berjudul "Dasvidania", atau selamat tinggal dalam bahasa Rusia.

"Pemerintah saya tidak akan mentolerir orang Rusia di Slovakia, di bawah perlindungan diplomatik, memimpin kegiatan spionase besar-besaran, merusak warga kita, menyebarkan disinformasi dan mempolarisasi masyarakat kita," tulis Heger.

Pada Agustus 2020, Bratislava juga mengusir tiga diplomat Rusia karena "kejahatan serius". Media lokal melaporkan kemungkinan hubungan dengan pembunuhan seorang mantan pemberontak Chechnya di sebuah taman Berlin.

Dua tahun lalu, laporan media lokal mengatakan ada hingga 45 diplomat Rusia yang diakui secara resmi di Slovakia. Namun, tidak jelas berapa banyak yang tersisa hari ini. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Warga Israel Terkejut dan Ketakutan setelah Serangan di Pusat Kota

BERITA TERKAIT