25 March 2022, 07:51 WIB

Blinken akan Kunjungi Israel, Tepi Barat, Maroko, Aljazair


Mediaindonesia.com |

MENTERI Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Israel, Tepi Barat, Maroko, dan Aljazair pada 26-30 Maret. Ini untuk membahas perang Ukraina, hubungan Israel-Palestina, dan Iran. Departemen Luar Negeri mengumumkan itu, Kamis (24/3).

Blinken akan bertemu secara terpisah dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah. Di Maroko, ia akan bertemu dengan penguasa de facto UEA, Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed.

Penjabat Asisten Sekretaris Departemen Luar Negeri Yael Lempert mengatakan Blinken akan berbicara dengan para pemimpin tentang dampak invasi Rusia ke Ukraina yang telah menaikkan harga minyak dan makanan. "Kami tahu roti ini sangat terasa di Timur Tengah dan Afrika Utara. Sebagian besar negara mengimpor setidaknya setengah dari gandum mereka, sebagian besar dari Ukraina," katanya kepada wartawan.

Perang, "Hanya akan terus meningkatkan harga bahan pokok seperti roti di wilayah tersebut sehingga mengambil uang dari kantong keluarga yang paling sulit bekerja dan paling rentan," katanya.

Nuklir Iran 

Kunjungan Blinken dilakukan di tengah upaya Israel untuk menengahi solusi atas invasi Rusia ke Ukraina yang telah menyebabkan kerugian besar bagi kedua belah pihak dan tidak menunjukkan tanda-tanda dari mereda. Menekankan ikatan kuat Israel dengan Moskow dan Kyiv, Bennett mengadakan panggilan telepon secara teratur dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun tampaknya tidak ada yang konkret datang dari mediasi Israel. "Kami menghargai peran Israel. Jadi itu akan menjadi agenda," kata Lempert.

Itu juga terjadi ketika Amerika Serikat hampir mencapai kesepakatan dengan Iran untuk memulihkan perjanjian 2015 yang membatasi program pengembangan nuklir Teheran dengan imbalan pencabutan sanksi terhadap negara itu. Pada Februari, Bennett mengatakan dia sangat terganggu oleh prospek kesepakatan nuklir baru yang dikhawatirkan Israel tidak akan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Baca juga: Iran: Israel Hidup dari Ketidakstabilan dan Korbankan Orang Lain

Kesepakatan itu masih belum ditetapkan. Washington memperingatkan bahwa ia bisa segera pindah ke rencana B untuk menangani tantangan nuklir Iran jika Teheran tidak menyerah pada beberapa poin akhir dan penting dalam pembicaraan.

Tepi Barat 

Ini akan menjadi perjalanan kedua Blinken ke Tepi Barat untuk bertemu dengan Abbas yang sudah tua. Pada Mei 2021, ia berkunjung untuk membantu mengonsolidasikan gencatan senjata antara pasukan Israel dan aktivis Gaza serta memulihkan dukungan untuk Palestina yang telah terputus oleh pemerintahan Trump sebelumnya.

Dia juga berjanji untuk membuka kembali konsulat AS yang didedikasikan untuk Palestina di Jerusalem yang telah ditutup Trump. Namun orang-orang Palestina mengatakan perjuangan mereka dengan Israel tetap rendah di antara prioritas Presiden Joe Biden, meskipun pemerintahannya menyatakan komitmen kemungkinan menciptakan negara Palestina yang merdeka.

Masalah konsulat, "Pasti akan menjadi topik diskusi," kata Lempert.

Pengaruh UEA 

Pertemuan di Maroko dengan Mohammed bin Zayed akan mencakup berbagai bidang mulai dari hubungan dengan saingan AS yakni Rusia, Tiongkok, dan Iran hingga perang di Yaman dan minyak yang meroket harga. "Ini hubungan strategis yang berharga dan sangat penting bagi kami," kata Lempert.

Baca juga: Orang Israel Rusak Ban Puluhan Mobil Warga Sheikh Jarrah Palestina

Uni Emirat Arab menunjukkan pengaruh politik yang berkembang di sekitar kawasan itu. Ini menunjukkan pintu terbuka ke Israel tetapi juga mempertahankan hubungan yang stabil dengan Teheran.

Emirates berada di bawah tekanan untuk meningkatkan produksi minyak guna menurunkan harga saat perang Ukraina berkecamuk, tetapi sejauh ini telah mematuhi batas produksi aliansi produsen OPEC+, yang mencakup Rusia. Washington jengkel pekan lalu ketika Presiden Suriah Bashar al-Assad yang didukung Moskow, dan secara politik terisolasi sejak perang saudara meletus di negaranya pada 2011, melakukan kunjungan mendadak ke UEA.

Gas Aljazair 

Di Maroko, Blinken akan bertemu dengan Menlu Nasser Bourita. Pembicaraan akan mencakup Sahara Barat yang disengketakan, bekas koloni Spanyol yang secara resmi diakui oleh pemerintahan Trump sebagai bagian dari Maroko untuk imbalan atas normalisasi hubungan Rabat dengan Israel pada Desember 2020 terkait Kesepakatan Abraham.

Maroko juga menghindar dari mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Di Aljazair, Blinken akan menemui Presiden Abdelmadjid Tebboune dan Menteri Luar Negeri Ramtane Lamamra.

Baca juga: Cucu Mandela Salahkan Israel atas Invasi Rusia ke Ukraina

Aljazair ialah pemasok utama gas alam ke Eropa. Ia memainkan peran penting setelah invasi Rusia ke Ukraina bulan lalu menghentikan pembukaan pipa gas alam besar baru dari Rusia ke Jerman. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT