24 March 2022, 14:59 WIB

MER-C Kritik Kehadiran Delegasi Israel di IPU Bali


Haufan Hasyim Salengke |

KETUA Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, heran delegasi Israel bisa menghadiri acara Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Nusa Dua, Bali.

Menurutnya, Indonesia seharusnya tidak memberikan visa kepada dua anggota Parlemen Israel (Knesset), Avi Ditcher dan Nira Sphak, untuk menghadiri sidang tersebut.

“Kehadiran dua angggota Parlemen Israel di Bali menggambarkan politik santun Indonesia terhadap Israel,” tegas Sarbini, Kamis (24/3).

“Satu sisi Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina, tapi di sisi lain kita juga masih memberikan ruang bagi Israel,” ujarnya. “Kami khawatir apabila sidang IPU diadakan di Israel, jangan-jangan Indonesia juga hadir karena alasan sebagai anggota IPU,” lanjutnya.

Sarbini mengingatkan agar Indonesia bisa bersikap tegas kepada Israel, sebagaimana Presiden Sukarno dulu.

Baca juga: Knesset Israel Hadir di IPU, DPR RI Tegaskan Itu Bukan Kunjungan Resmi

“Kita mesti tegas dengan Israel seperti Bung Karno bersikap tegas dengan menolak kehadiran kontingen Israel saat penyelenggaraan Asian Games di Jakarta pada tahun 1962 silam,” katanya.

Ia juga berharap generasi penerus bangsa Indonesia bisa meneladani sikap Bung Karno yang dikenal selalu membela perjuangan bangsa-bangsa tertindas dan juga gigih melakukan pembelaan terhadap perjuangan bangsa Palestina. (Hym/OL-09)

BERITA TERKAIT