20 March 2022, 11:57 WIB

Bali Terpilih Jadi Tuan Rumah World Water Forum 2024


Nur Aivanni |

BALI terpilih sebagai tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan pada 2024. Pemilihan telah dilakukan dalam pertemuan Dewan Gubernur World Water Council (WWC) ke-9 di Dakar, Senegal, pada 19 Maret 2022.

Dalam pemilihan itu, Bali bersaing dengan Roma, Italia. Untuk terpilih, kandidat harus memperoleh dukungan simple majority (minimal 19 dari 36 suara). Bali dinyatakan terpilih setelah memperoleh 30 suara dalam pemilihan tersebut.

Baca juga: Berkoordinasi dengan Kemendag, Polri Siapkan Regulasi Hadapi Gejolak Harga CPO

"Terpilihnya Bali merupakan bentuk kepercayaan masyarakat internasional terhadap peran kepemimpinan dan komitmen Indonesia dalam isu pengelolaan air," kata Kementerian Luar Negeri dalam pernyataannya yang dikutip dari kemlu.go.id, Minggu (20/3/2022).

Untuk diketahui, akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan salah satu elemen penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Indonesia secara konsisten terus berupaya berkontribusi mendorong pencapaian SDGs Global, termasuk di bidang akses terhadap air bersih dan sanitasi.

WWF ke-10 akan mengangkat tema "Water for Shared Prosperity" yang sangat relevan dengan kondisi global saat ini, di mana ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan bagi banyak negara. Indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mencapai target SDG 6, yaitu terkait hak atas air bersih dan sanitasi.

Indonesia merupakan negara Asia Tenggara pertama yang terpilih sebagai tuan rumah WWF.

WWF merupakan kegiatan pertemuan internasional terbesar di bidang air yang membahas pengelolaan sumber daya air melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Diprakarsai oleh World Water Council (WWC), WWF diselenggarakan setiap tiga tahun dan telah berlangsung secara rutin sejak 1997.

Baca juga: Erick Thohir: Presidensi G20 untuk Instrospeksi Diri BUMN Agar Makin Berkembang  

Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah WWF-10 tidak lepas dari kerja sama dan koordinasi berbagai instansi terkait: Kementerian Luar Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintah Provinsi Bali. (Nur/A-3)

BERITA TERKAIT