15 March 2022, 15:31 WIB

Selandia Baru Tawarkan Visa Khusus untuk 4.000 Pengungsi Ukraina


Nur Aivanni |

PEMERINTAH Selandia Baru menawarkan 4.000 visa khusus kepada warga Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia. Dengan catatan, jika mereka memiliki keluarga di negara belahan Bumi bagian selatan tersebut.

Menteri Imigrasi Selandia Baru Kris Faafoi menjelaskan bahwa itu kategori visa khusus terbesar dalam beberapa dekade. Langkah tersebut diambil untuk mendukung upaya bantuan internasional.

Baca juga: Ledakan Keras Terdengar di Pusat Ibu Kota Ukraina

Lebih dari 2,8 juta orang telah meninggalkan Ukraina, sejak Rusia menggencarkan invasi pada 24 Februari. "Ini visa dua tahun untuk membantu warga yang melarikan diri dari konflik. Mereka bisa berlindung di sini dengan harapan dapat kembali ke rumah ketika perang berakhir," tutur Faafoi.

Selama satu tahun, diperkirakan 1.600 warga negara kelahiran Ukraina dan penduduk di Selandia Baru akan diizinkan untuk mensponsori anggota keluarga untuk visa khusus tersebut. Izin yang diberikan pemerintah mencakup bekerja di Selandia Baru.

Baca juga: UNHCR: 2,8 Juta Rakyat Ukraina Mengungsi

Kerabat yang masuk dalam skema meliputi orang tua, kakek-nenek dan saudara kandung yang sudah dewasa. "Selandia Baru bergerak cepat untuk mengutuk invasi yang brutal dan tidak dapat ditoleransi ke Ukraina," imbuhnya.

Diketahui, Selandia Baru menggulirkan tambahan dana kemanusiaan sebesar NZ$4 juta atau setara US$2,7 juta.(AFP/OL-11)

BERITA TERKAIT