09 February 2022, 22:07 WIB

Iran Kembangkan Rudal yang Mampu Jangkau Israel


Mediaindonesia.com | Internasional

KORPS Pengawal Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran pada Rabu (9/2) mengumumkan pengembangan rudal permukaan-ke-permukaan yang jangkauannya akan menempatkan musuh bebuyutan Israel dalam jangkauan. Situs web Garda Sepahnews mengatakan rudal itu dinamai Khaybarchekan setelah pertempuran kemenangan yang diperjuangkan oleh Nabi Muhammad pada abad ketujuh.

Kepala staf angkatan bersenjata Mohammad Bagheri menggambarkannya sebagai rudal strategis jarak jauh. Situs web Garda Sepahnews mengatakan rudal itu memiliki jangkauan 1.450 kilometer (sekitar 900 mil), berjalan dengan bahan bakar padat dan mampu menembus sistem antirudal.

Itu diresmikan selama kunjungan ke pangkalan rudal permukaan-ke-permukaan angkatan udara IRGC yang dihadiri kepala departemen kedirgantaraan Amirali Hajizadeh hadir. "Kemampuan manuver dan kecepatan ekstremnya memungkinkannya mencapai target dalam radius 1.450 kilometer," kata situs web tersebut.

Baca juga: Sanksi AS Dicabut, Iran bakal Menjadi Eksportir Senjata Terbesar

Iran memiliki persenjataan rudal terbesar di Timur Tengah. Pada 24 Desember, republik Islam itu menembakkan 16 rudal balistik untuk mengakhiri latihan militer yang digambarkan oleh para jenderal sebagai peringatan kepada Israel.

Negara Yahudi itu terletak sedikit lebih dari 1.000 kilometer dari perbatasan barat Iran. Bagheri mengatakan pada Senin bahwa Iran memiliki swasembada dalam hal peralatan militer. Ia mencatat Iran bisa menjadi salah satu pengekspor senjata terbesar di dunia jika sanksi AS dicabut.

Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS) mengatakan Iran memiliki sekitar 20 jenis rudal balistik serta rudal jelajah dan drone. Kemampuan mereka bervariasi. 

Baca juga: Israel Serang Rudal, Radar, Baterai Antipesawat Suriah

Ada Qiam-1 yang memiliki jangkauan 800 kilometer dan Ghadr-1 mampu mencapai 1.800 kilometer. IISS, organisasi think tank yang berbasis di London, mengatakan prioritas Iran saat ini yakni meningkatkan akurasi misilnya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT