21 January 2022, 09:48 WIB

Austria Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Orang Dewasa


Nur Aivanni |

PARLEMEN Austria, pada Kamis (20/1), menyetujui membuat vaksinasi covid-19 wajib untuk orang dewasa mulai bulan depan. Keputusan tersebut menjadikan Austria negara Eropa pertama yang melakukannya meskipun ada gelombang protes yang menentang tindakan tersebut.

Puluhan ribu orang berdemonstrasi menentang vaksinasi wajib dalam aksi unjuk rasa pada akhir pekan sejak tindakan itu diumumkan pada November dalam upaya untuk menaikkan tingkat vaksinasi negara itu.

Semua partai, kecuali sayap kanan, mendukung tindakan tersebut, dengan disahkannya undang-undang baru dengan 137 suara mendukung dan 33 suara menentangnya di parlemen dengan 183 kursi.

"Itu diadopsi dengan mayoritas (yang diperlukan)," kata Doris Bures, presiden kedua Dewan Nasional.

Hingga saat ini, 72% penduduk Austria telah divaksinasi lengkap terhadap virus korona -- sejalan dengan rata-rata di seluruh Uni Eropa yang hanya lebih dari 70%, tetapi beberapa poin persentase di bawah tetangga regional seperti Italia dan Prancis.

Di bawah undang-undang baru, yang mulai berlaku pada 4 Februari, mereka yang bertahan menentang vaksin dapat menghadapi denda hingga 3.600 euro ($ 4.100) mulai pertengahan Maret setelah fase perkenalan awal.

Pemerintah awalnya ingin mencakup semua orang yang berusia 14 tahun ke atas, tetapi sekarang tindakan itu hanya berlaku untuk orang dewasa, kecuali perempuan hamil dan mereka yang memiliki pengecualian medis.

Austria hingga saat ini mengalami hampir 14.000 kematian terkait covid dan 1,5 juta kasus dalam populasi sekitar sembilan juta.

Korban infeksi harian terus memecahkan rekor, mencapai level tertinggi baru lebih dari 27.600 pada Rabu.

Vaksinasi wajib terhadap covid tetap langka di seluruh dunia, meskipun Ekuador, Tajikistan, Turkmenistan, Indonesia, dan Mikronesia telah memperkenalkan skema seperti itu. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT