18 January 2022, 11:23 WIB

Australia Cetak Rekor Kematian akibat Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

AUSTRALIA, Selasa (18/1), mengalami hari paling mematikan selama pandemi covid-19 ketika varian Omikron yang menyebar cepat terus mengerek angka rawat inap ke level tertinggi, bahkan saat kasus harian sedikit turun.

Sebanyak 74 kematian dilaporkan hingga Selasa (18/1) pagi dari New South Wales, Victoria, dan Queensland, tiga negara bagian terpadat, melebihi rekor 57 kematian pada Kamis (13/) lalu, menurut data resmi.

Australia sedang bergulat dengan wabah covid-19 terburuk yang dipicu varian Omikron. Jumlah orang yang dirawat di rumah sakit ini paling banyak selama pandemi.

Baca juga: Polandia Memasuki Gelombang Kelima Pandemi Covid-19

"Hari ini, adalah hari paling berat bagi negara bagian kami," kata Premier New South Wales Dominic Perrottet dalam pengarahan
media.

New South Wales melaporkan 36 kematian pada Selasa (18/1), tertinggi selama pandemi.

Perrottet, yang konsisten menolak pembatasan ketat karena tingkat vaksinasi yang tinggi, mengatakan rumah-rumah sakit masih mampu mengatasi peningkatan jumlah pasien yang dirawat.

"Terlepas dari tantangannya, (peningkatan pasien) juga terjadi di belahan dunia yang lain," kata dia.

Meskipun kasus rawat inap meningkat, Victoria, Selasa (18/1), menetapkan kode cokelat (status darurat jangka pendek) di rumah-rumah sakit.

Status itu memberikan wewenang kepada pengelola RS untuk membatalkan layanan kesehatan yang tidak mendesak dan membatalkan cuti staf.

Pihak berwenang sebelumnya mengatakan kalangan muda usia yang belum divaksinasi menyumbang sejumlah besar kasus rawat inap di negara itu.

Meskipun negara-negara bagian menghindari lockdown dan terus membuka sektor bisnis, indeks kepercayaan konsumen Australia terpukul pekan lalu, menurut survei ANZ, Selasa (18/1), karena wabah covid-19 varian Omikron mendorong orang untuk melakukan penguncian sendiri dan menahan pengeluaran.

Omikron juga telah menekan tingkat elektabilitas Perdana Menteri Scott Morrison, menurut jajak pendapat, Selasa (18/1), dan menempatkan tokoh oposisi dari partai Buruh di posisi teratas, beberapa bulan sebelum pemilihan federal.

Lebih dari 67.000 kasus baru dilaporkan di New South Wales, Victoria, Queensland, dan Tasmania, turun dari rekor nasional 150.000 pada Kamis (13/1) lalu. Negara-negara bagian lain belum menyerahkan data.

Selama pandemi, Australia telah melaporkan 2.757 kematian dan sekitar 1,6 juta kasus infeksi covid-19, 1,3 juta di antaranya tercatat dalam dua pekan lalu. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT