14 January 2022, 21:31 WIB

Moskow Sambut Kemajuan dalam Kesepakatan Nuklir Iran


Mediaindonesia.com | Internasional

RUSIA optimistis atas kemajuan yang dibuat dalam negosiasi untuk memulihkan kesepakatan nuklir penting pada 2015 antara Iran dan beberapa kekuatan dunia. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan selama konferensi pers tahunan dia optimistis tentang arah pembicaraan.

“Ada kemajuan nyata. Ada keinginan nyata, terutama antara Iran dan Amerika Serikat, untuk memahami masalah khusus dan bagaimana masalah ini dapat dipertimbangkan dalam paket dokumen umum," kata Lavrov, Jumat (14/1). Kesepakatan 2015 antara Iran dan kekuatan dunia--Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia, Tiongkok, dan Jerman--menawarkan bantuan kepada Teheran dari sanksi yang melumpuhkan sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya.

Namun penarikan sepihak AS dari perjanjian pada 2018 di bawah mantan presiden Donald Trump mendorong Teheran untuk menarik kembali komitmennya. Pembicaraan untuk memulihkan kesepakatan itu dimulai tahun lalu tetapi terhenti pada Juni, ketika Iran memilih Presiden ultrakonservatif Ebrahim Raisi. Mereka melanjutkan pada November.

"Mereka membuat kemajuan yang baik saat ini. Kami pikir mereka akan mencapai kesepakatan," kata Lavrov.

Baca juga: Amerika Izinkan Korsel Bayar Kompensasi kepada Perusahaan Iran

Setelah awal yang sulit, Iran mengatakan Senin bahwa pembicaraan telah melihat kemajuan yang relatif memuaskan. Namun, minggu ini Prancis mengatakan diskusi itu terlalu lambat dan Amerika Serikat memperingatkan bahwa hanya ada beberapa minggu lagi untuk menyelamatkan kesepakatan itu. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT