12 January 2022, 12:52 WIB

WHO Sebut Lebih dari 50% Orang Eropa Akan Terinfeksi Omikron


Nur Aivanni | Internasional

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Selasa, mengatakan bahwa lebih dari separuh orang di Eropa diperkirakan akan terinfeksi varian virus korona omikron dalam dua bulan ke depan jika infeksi berlanjut pada tingkat saat ini.

Saat berbicara pada konferensi pers, direktur regional Hans Kluge memperingatkan bahwa varian omikron mewakili gelombang pasang baru dari barat ke timur yang menyapu kawasan Eropa.

"Pada tingkat ini, Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memperkirakan bahwa lebih dari 50% populasi di kawasan tersebut akan terinfeksi omikron dalam enam hingga delapan minggu ke depan," kata Kluge kepada wartawan.

Wilayah Eropa WHO terdiri dari 53 negara dan wilayah termasuk beberapa di Asia Tengah, dan Kluge mencatat bahwa 50 di antaranya telah mengonfirmasi kasus varian omikron.

Menurut WHO, 26 dari negara-negara tersebut melaporkan bahwa lebih dari satu persen dari populasi mereka terkena covid-19 setiap minggu, pada 10 Januari. Kawasan tersebut telah melihat lebih dari tujuh juta kasus baru virus dilaporkan pada minggu pertama tahun 2022 saja.

Merujuk data yang dikumpulkan selama beberapa minggu terakhir, Kluge mengatakan varian itu dikonfirmasi lebih menular dan mutasi yang dimilikinya memungkinkannya untuk menempel pada sel manusia dengan lebih mudah, dan dapat menginfeksi bahkan mereka yang sebelumnya telah terinfeksi atau divaksinasi.

Namun, Kluge juga menekankan bahwa vaksin yang disetujui terus memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah dan kematian, termasuk untuk omikron. (Malay Mail/Nur)

BERITA TERKAIT