11 January 2022, 13:49 WIB

AS Keluarkan Peringatan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Kanada


Nur Aivanni | Internasional

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan Departemen Luar Negeri AS kemarin menyarankan warganya agar tidak bepergian ke negara tetangga Kanada karena meningkatnya jumlah kasus covid-19 ketika varian omikron menyebar.

CDC meningkatkan rekomendasi perjalanannya ke "Tingkat Empat: Sangat Tinggi" untuk Kanada, yang memberi tahu warga Amerika bahwa mereka harus menghindari perjalanan.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS juga kemarin mengeluarkan peringatan "Tingkat Empat: Jangan Bepergian" untuk Kanada dengan mengutip kasus covid-19.

CDC, yang mencantumkan sekitar 80 tujuan di seluruh dunia di Level Empat, juga menaikkan pulau Curacao ke Level Empat.

Pada November 2021, AS mencabut pembatasan di perbatasan daratnya dengan Kanada dan Meksiko untuk warga negara asing yang sudah divaksinasi lengkap, mengakhiri pembatasan bersejarah pada pelancong yang tidak penting yang diberlakukan pada Maret 2020 untuk mengatasi pandemi covid-19.

Kanada tetap menjadi tujuan asing utama bagi orang AS.

"Kami mengetahui imbauan CDC yang terbaru," kata Juru Bicara Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly, yang mencatat bahwa bulan lalu Ottawa telah mendesak penduduk agar tidak melakukan perjalanan yang tidak penting.

Kanada pertama kali mengeluarkan imbauan itu pada Maret 2020 tetapi menariknya pada Oktober 2021 lalu – sebelum kasus omikron pertama dilaporkan – dengan alasan keberhasilan kampanye vaksinasi.

Bulan ini, Kanada memecahkan rekor satu hari untuk jumlah tertinggi orang yang dirawat di rumah sakit dengan covid-19.

Pada Jumat (7/1) lalu, para pejabat mengatakan kasus harian baru telah melonjak 65% pada minggu sebelumnya, yang mengancam sistem kesehatan.

CDC kemarin juga menurunkan rekomendasi perjalanan dari Level Empat menjadi "Level 3: Tinggi" ke Armenia, Belarus, Lesotho, dan Zimbabwe. CDC mengatakan orang Amerika harus divaksinasi lengkap sebelum bepergian ke tujuan Level 3. (Malay Mail/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT