11 January 2022, 13:18 WIB

Jepang Batasi Masuknya WNA Hingga Akhir Februari 2022


Nur AivanniĀ  |

JEPANG akan memperpanjang langkah-langkah yang melarang hampir semua pendatang asing baru hingga akhir Februari dan membuka kembali pusat vaksinasi massal saat negara itu memerangi gelombang virus korona yang dipicu oleh omikron.

"Kami akan mempertahankan kebijakan pengawasan perbatasan saat ini hingga akhir Februari sambil mengambil tindakan yang diperlukan dari sudut pandang kemanusiaan dan mempertimbangkan kepentingan nasional," kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kepada wartawan, pada Selasa (11/12).

Baca juga: Presiden Parlemen UE Meninggal Dunia

Media lokal mengatakan akan ada beberapa pengecualian baru untuk anggota keluarga Jepang serta siswa yang belajar di Jepang, tetapi tidak ada rincian langsung dari pejabat.

Pemerintah, kata Kishida, juga akan membuka kembali pusat vaksinasi skala besar yang dijalankan oleh Pasukan Bela Diri, dan meminta pemerintah daerah untuk membuka kembali situs inokulasi massal mereka sendiri untuk mempercepat suntikan booster.

Jepang telah memberlakukan langkah-langkah kontrol perbatasan yang ketat, seperti karantina dan pengujian yang sering, pada mereka yang memasuki negara itu dari luar negeri.

Namun terlepas dari upaya tersebut, varian omikron telah beredar secara lokal dan Jepang mengalami peningkatan tajam dalam kasus virus.

"Meskipun strain omikron dikatakan memiliki rasio kasus serius yang rendah, jika jumlah infeksi melonjak, jumlah kasus serius akan meningkat dan memberi tekanan pada sistem medis," kata Kishida, yang menyerukan masyarakat untuk tetap waspada.

Pemerintah telah menyetujui pembatasan virus yang baru untuk tiga wilayah. Secara keseluruhan, tingkat infeksi di Jepang tetap relatif rendah, dengan 8.249 kasus dilaporkan secara nasional pada Minggu.

Tetapi jumlahnya meningkat, dan angka pada Minggu itu termasuk di antara level tertinggi sejak September. Negara itu pun telah mencatat lebih dari 18.400 kematian dalam pandemi. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT