08 January 2022, 18:00 WIB

Dubes Fadjroel Sebut Situasi Nursultan Kazakhstan Mulai Kondusif


Dhika Kusuma Winata |

DUTA  Besar RI untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan, Fadjroel Rachman, menyebut situasi Ibu Kota Kazakhstan, Nursultan, mulai kondusif setelah terjadinya kerusuhan beberapa hari terakhir. Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kazakhstan juga dipastikan dalam keadaan selamat.

"Kota Nursultan sangat kondusif, juga Kota Almaty sudah kondusif. Kondisi WNI aman dan sehat," ujar Fadjroel saat dihubungi, Sabtu (8/1).

Tercatat ada 141 WNI di Kazakhstan yang berada di beberapa kota seperti Nursultan, Atyrau, Almaty, Burabay, dan lainnya. KBRI sudah memberitahukan kepada keluarga di Indonesia keadaan mereka aman.

KBRI juga sudah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Kazakhstan untuk selalu waspada dan berhati-hati serta tak ikut dalam aksi massa.

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, Fadjroel menyampaikan prioritas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Menlu Retno Marsudi juga meminta kedutaan menyiapkan hotline 24 jam menghadapi situasi tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan menyiapkan semua rencana sampai ke tahap contingency plan untuk menghadapi situasi state of emergency ini," ujarnya.

Situasi Kazakhstan memanas buntut aksi protes besar-besaran terkait kenaikan harga bahan bakar gas atau LPG. Pada 4 Januari, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menerbitkan dekrit keadaan darurat atau state of emergency.

Keadaan darurat mulai berlaku selama dua minggu sampai 19 Januari mendatang. Pemerintah Kazakhstan juga memberlakukan jam malam setiap hari mulai pukul 23.00 malam sampai 07.00 pagi. (OL-8)

BERITA TERKAIT