08 January 2022, 15:15 WIB

Diduga Lakukan Pengkhianatan, Mantan Kepala Keamanan Kazakhstan Ditahan


Nur Aivanni |

MANTAN kepala badan intelijen domestik Kazakhstan ditahan karena dicurigai melakukan pengkhianatan tingkat tinggi setelah dia dipecat di tengah aksi protes kekerasan.

Dalam pernyataan pada Sabtu (8/1), Komite Keamanan Nasional (KNB) mengatakan bahwa mantan kepalanya Karim Masimov--sekutu dekat presiden pendiri Kazakhstan Nursultan Nazarbayev--ditangkap pada Kamis setelah meluncurkan penyelidikan atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi.

"Pada 6 Januari tahun ini, Komite Keamanan Nasional meluncurkan penyelidikan prapersidangan terhadap pengkhianatan tingkat tinggi," katanya. "Pada hari yang sama, atas dugaan melakukan kejahatan ini, mantan ketua KNB KK Masimov ditahan dan ditempatkan di pusat penahanan sementara bersama dengan yang lain," tambahnya.

Pasukan keamanan tampaknya telah merebut kembali jalan-jalan di kota utama Kazakhstan, Almaty, pada Jumat setelah berhari-hari kekerasan. Presiden Kassym-Jomart Tokayev yang didukung Rusia mengatakan dia memerintahkan pasukannya untuk menembak mati guna meredam pemberontakan di seluruh negeri.

Baca juga: Presiden Kazakhstan Tolak Berbicara dengan Pengunjuk Rasa

Sehari setelah Moskow mengirim pasukan untuk membantu mengatasi aksi protes, polisi berpatroli di jalan-jalan Almaty yang dipenuhi puing-puing pada Jumat, meskipun beberapa tembakan masih terdengar. Demonstrasi dimulai sebagai tanggapan terhadap kenaikan harga bahan bakar, tetapi berkembang menjadi gerakan luas melawan pemerintah dan Nazarbayev. (Al Jazeera/OL-14)

BERITA TERKAIT