28 December 2021, 20:31 WIB

2021 Jadi Tahun Akselerasi Promosi dan Diplomasi Indonesia di Jepang 


mediaindonesia.com | Internasional

TAHUN 2021 merupakan tahun akselerasi diplomasi Indonesia di Jepang. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo terus melakukan tugas diplomasi yang difokuskan pada percepatan pemulihan ekonomi nasional, penguatan kerja sama penanggulangan pandemi.

Selain itu, KBRI juga melaukab pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) serta mempererat kerja sama dan kemitraan di forum regional dan multilateral.

“Situasi pemulihan pandemi Covid-19 di 2021 tidak menyurutkan KBRI Tokyo untuk terus bekerja mengoptimalkan diplomasi dan membuka peluang baru untuk memperkuat jalinan hubungan Indonesia dengan Jepang yang sudah berlangsung erat selama 63 tahun," kata Dubes RI) untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Heri Akhmadi pada keterangan pers, Selasa (28/12).

“Tahun 2021 juga istimewa dengan adanya raihan medali emas pada ajang Tokyo Games 2020. Sebuah kebanggaan bagi KBRI Tokyo bisa memfasilitasi Tim Olimpiade dan Paralimpiade Indonesia selama berlaga di Jepang,” tambahnya.

Kerja sama bidang politik dan pertahanan di 2021 dengan Jepang berpuncak pada pertemuan 2+2 (two-plus-two) antara Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dengan Menlu Jepang Motegi Toshimitsu dan Menhan Jepang Kishi Nobuo.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan PM Jepang, Suga Yoshihide, ke Jakarta bulan Oktober 2020 lalu. Pertemuan 2+2 pertama diselenggarakan di Tokyo pada tahun 2015.

Di bidang ekonomi dan perdagangan, pada awal 2021 perdagangan RI-Jepang telah berangsur membaik. Total perdagangan kedua negara mencapai USD14,6 milyar, naik 13,2% dibandingkan tahun 2020.

Kenaikan tersebut bersumber dari peningkatan kinerja ekspor dan impor. Nilai ekspor RI ke Jepang mencapai USD7,9 miliar, naik 18,6% (YoY). Di sisi lain, nilai impor RI dari Jepang mencapai USD6,6 miliar atau naik 7,4% (YoY).

Neraca perdagangan RI pada semester I tahun 2021 mengalami surplus sebesar USD1,4 miliar, atau meningkat tajam sebesar 130,1% jika dibandingkan surplus semester I tahun 2020 yang hanya mencapai USD614,7 juta.

Tahun 2021 menjadi titik akselerasi penting promosi seni, budaya, dan pariwisata Indonesia di Jepang.

Sejumlah festival Indonesia dilaksanakan di berbagai tempat di Jepang untuk kembali mengingatkan warga Jepang akan kekayaan seni, budaya, dan pariwisata Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan Indonesia tetap berada di top-of-mind warga Jepang, khususnya terkait destinasi wisata Indonesia. 

Kerja sama bidang pendidikan dengan Jepang juga dilakukan untuk meningkatkan program beasiswa mahasiswa Indonesia dan kerja sama riset antar universitas di Indonesia dan Jepang.

KBRI Tokyo juga membentuk lima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk membuka akses pendidikan bagi WNI di Jepang tanpa terkecuali.

Sementara itu, dalam hal pelindungan WNI, KBRI Tokyo melakukan berbagai upaya untuk memastikan hak-hak hukum WNI di Jepang dapat terpenuhi.

Hal ini berbuah keberhasilan KBRI Tokyo dalam membebaskan dua orang WNI dari tuduhan kasus narkoba pada 13 Juli 2021.

Selama 2021, KBRI Tokyo juga telah menyalurkan bantuan logistik untuk WNI terdampak Covid-19 di Jepang dan Federasi Mikronesia.

Pandemi Covid-19 dan kerja sama kebencanaan

Penanganan pandemi Covid-19 menjadi pekerjaan bersama. Demikian pula yang dilakukan Indonesia dengan Jepang, baik berupa pengadaan vaksin, pertukaran informasi dan riset perguruan tinggi.

Pada 20 Mei 2021 KBRI Tokyo bekerja sama dengan Pemerintah Kota Oarai Perfektur Ibaraki dalam penanganan 36 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi Covid-19.

Tidak hanya pertukaran informasi dan penanganan kesehatan, pemerintah kota Oarai juga memfasilitasi KBRI Tokyo dalam membantu menyalurkan suplemen bagi WNI yang terpapar Covid-19 di Oarai. 

Sementara itu pada 1 Juli 2021, Pemerintah Jepang melalui KBRI Tokyo mengirimkan bantuan 1 juta dosis Vaksin Astra Zeneca untuk Indonesia.

Wakil Duta Besar RI Tri Purnajaya bersama Direktur Second Southeast Division Kemlu Jepang, Hajime Ueda melepas secara simbolis 13 kontainer yang berisi 1 juta dosis vaksin Covid-19 Astra Zeneca dari Bandara Haneda menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Banten.

Selain penanganan pandemi Covid-19, KBRI Tokyo juga menjalin kerja sama di bidang pelatihan kebencanaan dengan pemerintah Jepang.

Pada 5 Oktober 2021 Pemadam Kebakaran dan Kepolisian Tokyo menyelenggarakan simulasi siaga dan tanggap bencana bagi siswa dan tenaga pendidik sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT).  

Politik, pertahanan, dan keamanan

Pada 30 Maret 2021, Menlu)Retno Marsudi dan Menhan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jepang dalam pertemuan 2+2 (two-plus-two) dengan kementerian terkait.

Sebelum pertemuan 2+2 ini, Menlu Retno Marsudi dan Menhan Prabowo diterima secara khusus oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga. 

Dalam pertemuan itu, PM Suga menyampaikan pertemuan ini menjadi landasan kerja sama erat di bidang pertahanan keamanan antara Indonesia dan Jepang.

Pertemuan 2+2 ini menghasilkan berbagai kesepakatan di antaranya seputar latihan militer kedua negara dan pertukaran staf senior maupun para perwira untuk dilatih di Jepang.

Kerja sama ini dilakukan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas bersama, khususnya di wilayah Asia Pasifik. Menlu Retno Marsudi memastikan kesepakatan dalam pertemuan 2+2 ini akan semakin memperkuat kerja sama Indonesia – Jepang di masa mendatang. 

6 Agustus 2021, Dubes Heri memenuhi undangan Pemerintah Perfektur Hiroshima dalam peringatan 76 tahun bom atom di kota Hiroshima pada 6 Agustus dan menegaskan komitmen Indonesia dalam memelihara perdamaian dunia dan dukungan penghapusan senjata nuklir. 

Selain menjadi Inspektur Upacara Peringatan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2021, Dubes Heri melakukan kunjungan dan peletakan karangan bunga di Monumen Soekarno yang berada di samping kuil kuno Seisho Tokyo.

Kunjungan ini adalah bentuk penghargaan Indonesia kepada warga Jepang yang membantu kemerdekaan Indonesia.

Selain itu Dubes Heri berkunjung ke Patung Sudirman yang berada di dalam kompleks kantor Kementerian Pertahanan Jepang. 

Pada 30 Agustus 2021, Pemerintah Indonesia melalui Dubes Heri Akhmadi memberikan penghargaan kepada awak latih Angkatan Laut Jepang JS Kashima 3508 yang telah menyelamatkan tiga WNI yang merupakan anak buah kapal Kapal Motor Mitra Usaha GT 32.

Penghargaan ini diterima oleh Chief of Staff of the Japan Maritime Self Defense Force Admiral Hiroshi Yamamura di Markas Pasukan Bela Diri AL, Kemenhan Jepang di Ichigaya Tokyo. 

Sebelumnya, pada 2 Juni 2021 Dubes Heri memberikan penghargaan kepada perusahaan kapal penangkap ikan Jepang FV Fukuseki Maru 15 yang telah membantu penyelamatan 20 WNI awak KM Bandar Nelayan 188.

Pada 4 Oktober 2021, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan selamat kepada Fumio Kishida selaku Perdana Menteri (PM) Jepang yang menggantikan Yoshihide Suga.

Melalui akun Twitter-nya, Presiden Jokowi menyatakan siap memperkuat kerja sama Indonesia dan Jepang khususnya dalam penanganan pandemi dan kerja sama ekonomi.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi PM Jepang sebelumnya Yoshihide Suga atas kerja sama erat bilateral kedua negara.

Pada 29 Oktober 2021, Dubes Heri Akhmadi menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Mikronesia David W. Panuelo secara virtual.

Surat kepercayaan dari Presiden RI Joko Widodo ini berisi janji Heri Ahmadi sebagai Duta Besar RI untuk Negara Federasi Mikronesia yang berkedudukan di Tokyo. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT