24 December 2021, 21:05 WIB

Puluhan Orang Tewas dalam Kebakaran Feri di Bangladesh


Atikah Ishmah Winahyu |

SEDIKITNYA 32 orang tewas ketika sebuah feri terbakar di Bangladesh selatan, Jumat (24/12). Insiden itu terjadi pada dini hari di dekat wilayah pedesaan selatan Jhalokathi, 250 kilometer selatan ibukota Dhaka. Saat kebakaran terjadi, kapal membawa sekitar 500 orang.

"Obhijan 10 berlantai tiga terbakar di tengah sungai. Kami telah menemukan 32 jenazah. Jumlah korban tewas mungkin bertambah. Sebagian besar meninggal karena terbakar dan beberapa karena tenggelam setelah mereka melompat ke sungai," kata kepala polisi setempat, Moinul Islam.

Islam mengatakan api diyakini berasal dari ruang mesin dan kemudian melahap feri yang penuh sesak dengan warga yang pulang dari Dhaka. "Kami telah mengirim sekitar 100 orang dengan luka bakar ke rumah sakit di Barisal," tuturnya.

Ini menjadi kecelakaan yang terbaru dalam serangkaian insiden serupa di negara delta yang dilintasi sungai. Para ahli di negara Asia Selatan berpenduduk 170 juta orang itu menyalahkan pemeliharaan yang buruk, standar keselamatan yang lemah di galangan kapal, dan kepadatan penduduk.

Kebakaran di Bangladesh sering menjadi tragedi. Pada Juli, 52 orang tewas dalam kebakaran di sebuah pabrik makanan dan minuman di Rupganj, sebuah kota industri di luar Dhaka.

Setidaknya 70 orang tewas pada Februari 2019 ketika api melalap apartemen Dhaka tempat penyimpanan bahan kimia secara ilegal. Pada Agustus setidaknya 21 orang tewas ketika sebuah kapal yang penuh dengan penumpang dan sebuah kapal kargo bermuatan pasir bertabrakan di sebuah danau di Bangladesh timur.

Pada April dan Mei, 54 orang tewas dalam dua kecelakaan terpisah. Pada Juni tahun lalu, sebuah feri tenggelam di Dhaka setelah ditabrak dari belakang oleh feri lain, menewaskan sedikitnya 32 orang. Pada Februari 2015, setidaknya 78 orang tewas ketika sebuah kapal yang penuh sesak bertabrakan dengan sebuah kapal kargo. (France24/OL-15)

BERITA TERKAIT