09 December 2021, 11:56 WIB

Presiden Burkina Faso Terima Pengunduran Diri Perdana Menteri


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PRESIDEN Burkina Faso, Roch Marc Christian Kabore menerima pengunduran diri Perdana Menteri Christophe Dabire dan pemerintahannya, pada Rabu (8/12).

“Mengingat surat pengunduran diri pada 8 Desember, presiden memutuskan bahwa tugas Perdana Menteri Christophe Joseph Marie Dabire dihentikan," kata Sekretaris Jenderal Pemerintah Stephane Wenceslas Sanou, membacakan dekrit di televisi publik.

Pengunduran diri seorang perdana menteri membutuhkan pengunduran diri seluruh pemerintahan, menurut hukum Burkina Faso.

Namun, pemerintah yang mengundurkan diri akan diminta untuk tetap dalam kapasitas sementara sampai yang baru terbentuk, menurut Sanou.

Baca juga: Kanada dan Inggris Ikut Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

Baca jugaBiden Akan Bahas Ukraina dengan Sekutu NATO

Kabore pertama kali menunjuk Dabire pada awal 2019 sebagai bagian dari perombakan yang bertepatan dengan meningkatnya gelombang serangan jihadis di negara miskin itu.

Dia diangkat kembali pada Januari 2021, setelah presiden terpilih kembali untuk masa jabatan kedua dan terakhirnya.

Dabire sebelumnya adalah perwakilan Burkina Faso di delapan negara Serikat Ekonomi dan Moneter Afrika Barat (UEMOA) dan pada 1990-an menjabat sebagai menteri mantan presiden Blaise Compaore, sebagian pada saat Kabore sendiri adalah perdana menteri.

Portofolio Dabire adalah untuk kesehatan, diikuti oleh pendidikan menengah dan tinggi, dan kemudian penelitian ilmiah.

Serangan jihadis semakin sering terjadi dan semakin mematikan di Burkina Faso sejak 2015, menewaskan 2.000 orang dan membuat 1,4 juta mengungsi dari rumah mereka, terutama di utara dan timur.

Pada pertengahan November, sedikitnya 57 orang, 53 di antaranya polisi, tewas dalam serangan terhadap sebuah pos polisi di utara negara itu.

Pengunduran diri perdana menteri terjadi setelah presiden menekankan perlunya kabinet yang lebih kuat pada malam protes anti-pemerintah atas kekerasan jihadis, bulan lalu.

Seminggu kemudian, dia berjanji untuk membasmi korupsi dari negara itu. (France24/H-3)

BERITA TERKAIT