09 December 2021, 06:37 WIB

Inggris Perketat Pembatasan Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson, Rabu (8/12), mengumumkan pengetatan pembatasan covid-19 di negara itu seiring meroketnya kasus varian Omicron dengan meminta pekerja bekerja dari rumah dan kewajiban memiliki paspor covid-19.

Johnson mengatakan tingkat kasus covid-19 varian Omicron berlipat ganda setiap dua hingga tiga hari sehingga mengancam daya tampung rumah sakit.

"Kita tidak boleh tekabur di hadapan virus ini," ujar Johnson sembari menambahkan adanya rencana yang proporsional dna bertanggung jawab untuk menghadapi covid-19 di Inggris.

Baca juga: Brasil Hapus Aturan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelancong Asing

Inggris telah mencatatkan lebih dari 10 juta kasus covid-19 dan hampir 146 ribu kematian akibat covid-19, salah satu yang tertinggi di Eropa.

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid, Rabu (8/12), mengatakan ditemukan 568 kasus baru covid-19 varian Omicron namun kasus yang sebenarnya didguga mencapai hampir 10 ribu.

Johnson mengungkapkan bahwa semakin jelas varian Omicron menular lebih cepat dibandingkan varian Delta dan varian itu tidak boleh dianggap lebih ringan dibandingkan yang sebelumnya. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT