08 December 2021, 09:15 WIB

Malala Yousafzai Minta AS Lebih Mendukung Perempuan Afghanistan


Basuki Eka Purnama | Internasional

PEJUANG HAM Malala Yousafzai, yang selamat dari serangan Taliban di Pakistan pada 2012, Selasa (7/12), menyuarakan agar Amerika Serikat (AS) lebih memberikan dukungan terhadap perempuan Afghanistan.

"Afghanistan, saa tini, merupakan satu-satunya negara di dunia yang anak perempuannya tidak memiliki akses ke pendidikan menengah. Mereka dilarang untuk belajar," ujar perempuan berusia 24 tahun itu saat berbicara di samping Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

"Ini adalah pesan anak perempuan Afghanistan saat ini, kami ingin melihat dunia yang memberikan akses pendidikan yang aman dan berkualitas ke semua anak perempuan," lanjutnya sembari menyerahkan surat kepada presiden AS Joe Biden dari anak perempuan Afghanistan berusia 15 tahun bernama Sotodah.

Baca juga: AS Hingga UE Kecam Taliban Atas Pembunuhan Mantan Pasukan di Afghanistan

Dalam suratnya, Sotodah mengatakan semakin lama sekolah dan kampus tertutup bagi permepuan, semakin suram masa depan mereka.

"Pendidikan anak perempuan adalah alat hbat untuk menciptakan perdamaian dan keamanan. Jika anak perempuan tidak bisa belajar, Afghanistan akan menderita," tegas Yousafzai.

Sekolah menengah di Afghanistan, tempat Taliban mengambil alih kekuasaan, pertengahan tahun ini, telah dibuka kembali namun hanya untuk anak laki-laki dan hanya guru laki-laki yang diizinkan mengajar.

"Kami berharap AS, bersama PBBB, akan segera mengambil langkah untuk memastikan anak perempuan bisa kembali ke sekola sesegera mungkin," pungkas pemenang Hadiah Nobel Perdamaian itu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT