29 November 2021, 08:15 WIB

Botswana Deteksi 19 Kasus Omicron Masuk Melalui Misi Diplomatik


Nur Aivanni |

BOSTWANA, satu-satunya negara Afrika di luar Afrika Selatan yang melaporkan kasus omicron, mengatakan pada Minggu bahwa pihaknya telah mendeteksi 19 infeksi varian baru covid, termasuk empat yang pertama diumumkan pada pekan lalu.

"Hingga hari ini kami mencatat total 19 kasus varian tersebut," kata Menteri Kesehatan Edwin Dikoloti dalam konferensi pers di ibu kota Gaborone, Senin WIB (29/11).

Pada Jumat, Negara Afrika bagian selatan menyatakan bahwa varian yang sangat bermutasi terdeteksi pada empat warga negara asing yang memasuki Botswana pada 7 November dalam misi diplomatik.

Pengumuman itu disampaikan satu hari setelah para ilmuwan Afrika Selatan mengidentifikasi varian tersebut, yang kemudian memicu larangan perjalanan pada penerbangan dari wilayah tersebut.

Sebagian besar dari 19 kasus Botswana berasal dari luar negeri, kata Dikoloti, dan banyak yang menghadiri acara yang sama.

Botswana telah menolak untuk mengungkapkan asal dari keempat diplomat tersebut, dengan mengatakan itu akan semakin "mempolitisasi" virus tersebut.

"Kami khawatir bahwa tampaknya ada upaya untuk menstigmatisasi negara di mana itu terdeteksi," kata Dikoloti, yang merujuk pada beberapa laporan media yang menggambarkan omicron sebagai "varian Botswana".

Negara berpenduduk 2,4 juta itu telah melaporkan sekitar 194.900 kasus virus korona dan 2.416 kematian sejak pandemi dimulai. Lebih dari 20% populasinya telah divaksinasi lengkap. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Kanada Konfirmasi Kasus Pertama Covid Varian Omicron

BERITA TERKAIT