26 November 2021, 22:05 WIB

Di KTT ASEM, Indonesia Tegaskan Komitmen Bantu Afghanistan 


Andhika Prasetyo | Internasional

INDONESIA berkomitmen kuat untuk memberi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan demi memperbaiki situasi di negara tersebut. 

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat berbicara secara virtual pada Sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (26/11). 

"Saat ini, pemerintahan inklusif di Afghanistan belum terwujud. Situasi kemanusiaan memburuk. Sekitar 23 juta rakyat Afghanistan terancam krisis pangan. Bantuan kemanusiaan menjadi prioritas. Kami berkomitmen memberikan bantuan, termasuk untuk bantuan kapasitas," ujar Jokowi. 

Selain isu kemanusiaan, ada dua topik lain yang juga menjadi perhatian Indonesia yakni pemberdayaan perempuan dan penguatan kerja sama antarulama. 

Kepala negara mengingatkan penghormatan hak-hak perempuan adalah salah satu janji Taliban yang harus segera dipenuhi. Indonesia pun siap berkontribusi melalui program Indonesia-Afghanistan Women Solidarity Network yang akan dimanfaatkan untuk kerja sama pemberdayaan perempuan ke depan. 

Baca juga : Israel Berencana Bangun Permukiman di Bandara Jerusalem yang Ditutup

"Kami juga siap memberikan beasiswa pendidikan bagi perempuan Afghanistan. Kami akan terus lanjutkan upaya pemberdayaan perempuan Afghanistan melalui kerja sama dengan berbagai pihak," jelas mantan wali kota Solo itu. 

Adapun, terkait, kerja sama antarulama, presiden mengatakan upaya tersebut sangat penting guna mencapai situasi yang stabil. 

Indonesia pun siap menjadi tuan rumah atau fasilitator pertemuan bagi para ulama dari dua kelompok yang terlibat konflik. 

"Pada 2018, Indonesia pernah menjadi tuan rumah pertemuan trilateral ulama Afghanistan-Pakistan-Indonesia untuk mendukung proses perdamaian di kawasan. Kami siap memfasilitasi lagi dialog antarulama, termasuk ulama Afganistan," tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT