24 November 2021, 20:38 WIB

Terima Kunjungan Menlu Prancis, Presiden Sampaikan Lima Pesan 


Andhika Prasetyo | Internasional

PRESIDEN Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Urusan Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/11). 

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan lima poin utama terkait hubungan kedua negara. 

Pertama kepala negara ingin komunikasi kedua negara dapat terus ditingkatkan mengingat Indonesia dan Prancis akan memegang jabatan strategis tahun depan. 

"Saya setuju kita tingkatkan komunikasi tahun depan. Indonesia akan menjadi Ketua G20 dan Prancis akan menjadi Presiden Uni Eropa," ujar Jokowi. 

Kedua, selama presidensi Prancis di Uni Eropa, kepala negara mengharapkan negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Uni Eropa bisa dipercepat dan mendapatkan hasil yang konkret. 

Baca juga ; Saat Presiden Mesir Mursi, Warga Palestina Lebih Mudah Bepergian

"Ketiga, kami ingin Prancis menjadi mitra Indonesia dalam memperjuangkan perdagangan yang terbuka, adil dan nondiskriminatif. Saya sangat mendukung perdagangan yang sustainable. Tapi saya keberatan jika isu lingkungan disalahgunakan untuk dijadikan hambatan perdagangan," tegas mantan wali kota Solo itu. 

Keempat, Presiden Jokowi menyambut baik peningkatan kemitraan dengan adanya mekanisme dialog yang baru, yaitu pertemuan 2+2 yakni Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan antarkedua negara. 

Terakhir, presiden menyampaikan terima kasih atas dukungan vaksin Prancis ke Indonesia yang jumlah totalnya akan mencapai 4,8 juta dosis. 

Turut mendampingi Presiden saat menerima Menlu Prancis yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara, Menlu Prancis didampingi oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia Oliver Chambard. (OL-7)

BERITA TERKAIT