24 November 2021, 10:45 WIB

Putri Orang AS Pertama di Luar Angkasa akan Ikut Penerbangan Blue Origin Berikutnya


Basuki Eka Purnama | Internasional

ENAM puluh tahun setelah penerbangan ayahnya yang bersejarah, Laura Shepard Churchley, akan mengikuti jejak sang ayah ke luar angkasa.

Putri Alan Shepard, orang Amerika Serikat (AS) pertama yang terbang ke luar angkasa, itu akan menjadi salah satu dari enam penumpang penerbangan Blue Origin berikutnya.

Churchley bersama pembawa acara Good Morning America Michael Strahan  akan menjadi tamu dalam penerbangan ke luar angkasa berdurasi sekitar 10 menit itu.

Baca juga: Ilmuwan AS dan Australia Sedang Mencari Planet Mirip Bumi yang Layak Huni

Empat penumpang lainnya adalah pelanggan berbayar yang terdiri dari Eksekutif Industri Luar Angkasa Dylan Taylor, penemu Evan Dick, serta pendiri Bess Ventures Lane Bess dan Cameron Bess. Lane dan Cameron Bess akan menjadi pasangan orangtua dan anak yang melakukan penerbangan bersama ke luar angkasa.

Roket suborbital Blue Origin diberi nama New Shepard, sebagai penghormatan untuk Alan Shepard.

"Sangat menyenangkan bagi saya untuk mengatakan seorang Shepard akan ke luar angkasa dengan menumpang ke New Shepard," ujar Churchley, yang mengelola yayasan yang mempromosikan ilmu pengetahun dan mengumpulkan dana untuk mahasiswa.

"Saya sangat bangga dengan warisan ayah saya," lanjutnya.

Alan Shepard melakukan penerbangan ke luar angkasa selama 15 menit pada 5 Mei 1961, 23 hari setelah kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin, manusia pertama yang mencapai luar angkasa.

Shepard, yang meninggal dunia pada 1998, menjadi orang kelima dari 12 orang yang pernah tiba di Bulan.

Penerbangan Blue Origin sebelumnya mengirimkan aktor Star Trek William Shatner ke luar angkasa. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT