14 November 2021, 09:30 WIB

Putin Tegaskan Rusia tidak Terlibat dalam Krisis Perbatasan Belarus-Polandia


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin, Sabtu (13/11), membantah tudingan Moskow membantu menyebabkan krisis yang menempatkan ratusan imigran dari Timur Tengah terjebak di perbatasan antara Belarus dan Polandia.

Menuding kebijakan Barat di Timur Tengah sebagai akar dari krisis itu, Putin menyerang balik tudingan Polandia dan negara lain bahwa Rusia bekerja sama dengan Belarus untuk menekan Uni Eropa.

"Saya ingin semua orang tahu, kami sama sekali tidak terlibat dalam hal itu," tegas Putin dalam pidato yang disiarkan televisi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jerman Melonjak, Merkel Sindir Kalangan yang tak Mau Divaksin

Putin menambahkan para pemimpin Eropa harus berbicara dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko untuk menyelesaikan krisis itu sama seperti yang siap dilakukan Kanselir Jerman Angela Merkel.

'Kita tidak boleh lupa bahwa krisis migran ini berujung dari negara barat sendiri, termasuk negara Eropa," kata Putin.

Para imigran, yang mayoritas adalah warga suku Kurdi, terjebak selama berhari-hari dalam kondisi nyaris beku. Mereka mendirikan tenda dan membakar kayu untuk mendapatkan kehangatan.

Belarus mengatakan ada sekitar 2 ribu orang di perbatasan, termasuk ibu hamil dan anak-anak. Adapun Polandia meperkirakan ada antara 3 ribu dan 4 ribu orang. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT