12 November 2021, 19:25 WIB

Lagi, Bom Meledak saat Salat Jumat di Afghanistan


Mediaindonesia.com | Internasional

SEDIKITNYA tiga orang tewas dan 15 luka-luka pada Jumat (12/11) akibat ledakan di suatu masjid. Ini berada dalam Provinsi Nangarhar yang bergolak di Afghanistan, pusat aktivitas ISIS, kata para pejabat.

Ledakan itu--yang belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab--menekankan salah satu dari banyak tantangan yang dihadapi rezim baru Taliban di Afghanistan. Di samping itu, ada peringatan PBB bahwa negara itu juga berada di ambang krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Ledakan Itu terjadi selama salat Jumat di distrik Spin Ghar di provinsi timur, dekat perbatasan dengan Pakistan. "Saya dapat memastikan ledakan selama salat Jumat di dalam masjid di distrik Spin Ghar. Ada korban dan korban jiwa," kata seorang pejabat Taliban kepada AFP.

Baca juga: ISIS Klaim Lakukan Serangan di Rumah Sakit Kabul

Walli Mohammed, seorang sesepuh dan aktivis setempat, mengatakan kepada AFP, satu bom tampaknya disembunyikan di pengeras suara di dekat mimbar imam. Ketika pengeras suara dinyalakan untuk azan--panggilan untuk memulai ritual salat--perangkat itu meledak. "Sejauh ini tiga tewas, 15 terluka," kata seorang dokter di rumah sakit setempat kepada AFP.

ISIS-Khorasan, cabang lokal dari kelompok jihadis, pertama kali muncul di Nangarhar dan secara resmi diakui oleh pimpinan pusat kelompok itu pada 2015. Kelompok itu memiliki kehadiran yang relatif kecil tetapi kuat di Afghanistan dan bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir, membantai warga sipil di masjid, tempat suci, lapangan umum, dan rumah sakit.

Baca juga: ISIS Klaim Dalangi Bom Masjid Syiah di Kandahar Afghanistan

Meskipun ISIS dan Taliban merupakan kelompok militan Islam Sunni garis keras. Mereka berbeda dalam masalah agama dan strategi yang telah menyebabkan pertempuran sengit antara keduanya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT