11 November 2021, 21:22 WIB

Jenderal Iran: Drone Kami Menjadi Serpihan di Mata Musuh


Mediaindonesia.com |

DRONE Iran telah menjadi 'serpihan' di mata musuh-musuhnya, kata komandan kedirgantaraan Pengawal Revolusi negara itu, Kamis (11/11). Amerika Serikat dan Israel, musuh bebuyutan Iran, menuduhnya menggunakan pesawat tak berawak dan rudal untuk menyerang pasukan Amerika dan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Teluk untuk mengacaukan kawasan itu.

Teheran menegaskan strategi militernya bersifat defensif dan mengecam Washington karena mengaitkan pembicaraan tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran dengan negosiasi di masa depan mengenai program misilnya. "Musuh kami mengatakan kami harus bernegosiasi mengenai rudal dan pesawat tak berawak kami telah menjadi serpihan di mata mereka," kata Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh.

"Jika mereka berkeras membatasi kemampuan rudal dan drone kami, itu menunjukkan kekuatan kami," katanya seperti dikutip di situs web Garda Sepahnews. "Kami tidak perlu menyebutkan kekuatan kami karena musuh cukup berbicara tentang rudal dan kemampuan pertahanan Iran," tambahnya.

Baca juga: Iran Mengaku Siap Kembali ke Perundingan Nuklir

Hajizadeh berbicara di sela-sela peringatan untuk menghormati jenderal Hassan Tehrani Moghaddam, arsitek program rudal Iran, yang tewas dalam ledakan di pangkalan Pengawal dekat Teheran pada November 2011.

AS bulan lalu mengumumkan sanksi yang menargetkan program pesawat tak berawak Iran. Kata AS, Pengawal Revolusi telah memasok drone ke sekutunya di Timur Tengah, termasuk Hizbullah Libanon, Houthi Yaman dan gerakan Islam Palestina Hamas di Jalur Gaza.

Dalam komentarnya pada Kamis, Hajizadeh mengatakan ancaman Israel terhadap Iran, terutama terhadap fasilitas nuklirnya, merupakan pernyataan yang dimaksudkan untuk konsumsi internal. "Israel dapat meluncurkan (serangan terhadap Iran) tetapi kami akan memutuskan hasilnya," katanya.

Baca juga: Angkatan Laut UEA dan Bahrain Latihan Pertama Bersama Israel

Iran memperingatkan Israel pada Oktober terhadap setiap petualangan militer yang ditujukan untuk program nuklirnya. Ini setelah Israel mengatakan pihaknya berhak menggunakan kekuatan untuk melawan republik Islam itu. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT