08 November 2021, 23:17 WIB

Tingkatkan Diplomasi Digital, Kemenlu Gelar International Conference on Digital Diplomacy 


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

KEMENTERIAN Luar Negeri akan menyelenggarakan International Conference on Digital Diplomacy (ICDD) di Bali secara virtual pada 16 November 2021 mendatang. 

Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengatakan, ICDD merupakan forum untuk mempromosikan dan memperluas pertukaran ide dan pengalaman, serta mencari peluang kerja sama di bidang diplomasi digital antarnegara di dunia. 

Faiz menuturkan, pandemi covid-19 membuat kegiatan diplomasi banyak bergantung dari maksimalisasi berbagai platform digital yang ada. 

“Pada akhirnya akan dikeluarkan apa yang disebut dengan Bali Message yang akan mencoba menangkap apa yang menjadi pembahasan pada diskusi atas isu-isu atau topik-topik yang dibahas,” kata Faiz dalam media gathering, Senin (8/11). 

Dia mengungkapkan, sebanyak 21 negara akan turut berpartisipasi dalam ICDD, termasuk Indonesia, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, Chile, RRT, Fiji, Finlandia, India, Jepang, Laos, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Singapura, Afrika Selatan, Thailand, Amerika Serikat, Inggris, dan Vietnam. 

Baca juga : Spyware Pegasus Israel Sasar Enam Kelompok Palestina Terlarang

Ada dua tema besar yang diangkat dalam Countries Review yakni Digital Diplomacy for Crisis Management dan Digital Diplomacy and the New Era of Opportunities. 

“Dengan demikian ke-21 negara yang diundang, termasuk Indonesia akan menyampaikan pandangannya dengan memilih salah satu dari dua tema besar tersebut,” terangnya. 

Selanjutnya akan ada empat panel diskusi yang berlangsung secara simultan dengan tema masing-masing yaitu Inclusive Digital Economy: Benefits and Challenges, Digital Innovation for SMEs, Making Sense of Data and Digital Diplomacy, dan Big Data and Crisis Management. 

“Jadi tidak hanya berbicara mengenai kemanfaatan ekonomi dari digital diplomacy, kita juga akan berbicara mengenai pengelolaan data dan bagaimana negara-negara mengambil manfaat dari data-data tersebut,” ujarnya. 

Selain Bali Message, Faiz menambahkan, acara ini juga diharapkan dapat membantu memulihkan perekonomian, terutama di wilayah Bali serta pariwisata Indonesia pada umumnya. Sebagai persiapan menuju ICDD, Kemenlu akan melaksanakan program pendukung yakni ICDD Week yang terdiri dari beberapa kegiatan seperti Ngobrol Digital di Ranah Diplomasi, Forum Bakohumas dan Talk Show di bidang Diplomasi Digital dan Keamanan Siber, serta Pameran Unmasking Digital Diplomacy in the New Normal. (OL-7)

BERITA TERKAIT