05 November 2021, 17:27 WIB

Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pandemi, Menlu Australia Kunjungan Indonesia


mediaindonesia.com | Internasional

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Australia yang juga menjabat Menteri untuk Perempuan Australia Marise Ann Payn mengunjung tiga negara anggota ASEAN termasuk Indonesia.

Dalam keterangan pers, Jumat (5/11), dari Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jakarta, Menlu Marie Ann Pay akan mengunjungi Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Indonesia pekan depan.

"Saya akan mengunjungi Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Indonesia minggu depan untuk memajukan hubungan kami dengan mitra utama, termasuk untuk memperkuat kerja bersama kami untuk mendorong pemulihan ekonomi dan kesehatan di kawasan dari Covid-19," kata Marise Ann Payn.

Kunjungan tersebut menindaklanjuti kesepakatan tingkat pemimpin yang bersejarah bulan lalu untuk membentuk Kemitraan Strategis Komprehensif antara ASEAN dan Australia, yang menggarisbawahi komitmen Australia terhadap peran sentral ASEAN di Indo-Pasifik.

"Di Malaysia, saya akan memimpin Pertemuan Menteri Luar Negeri Tahunan, yang pertama sejak hubungan bilateral ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada Januari 2021," jelasnya.

"Saya juga akan bertemu dengan para pemimpin Pemerintah Malaysia untuk membahas akses vaksin yang adil, kerja sama pemulihan ekonomi pasca-Covid, jaminan kesehatan, kesetaraan gender, dan tantangan perubahan iklim," Marie Ann Pay.

Di Kamboja, Menlu Australia akan menyoroti dukungan Australia terhadap peran negara ini sebagai Ketua ASEAN yang baru.

"Saya akan bertemu dengan anggota Pemerintah Kamboja untuk membahas keterlibatan jangka panjang kami dalam berbagai bidang, termasuk dukungan Australia untuk Kamboja dan tetangga terdekatnya melalui Kemitraan Mekong-Australia senilai AUD 232 juta," tuturnya.

Untuk kunjungan ke Vietnam, Marie Ann Pay akan membahas mengenai strategi keterlibatan ekonomi yang Ditingkatkan Australia-Vietnam, yang diluncurkan minggu lalu oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

"Saya akan bertemu dengan para anggota kepemimpinan pemerintah Vietnam dan menghadiri serta memimpin Dialog Perempuan, Perdamaian dan Keamanan ASEAN-Australia kedua," jelasnya.

Dalam keterangannya, Marise Ann Payn juga menerangkan kemitraan Australia dan Indonesia sebagai negara tetangga dekat untuk terus ditingkatkan. Apalagi Indonesia disebut sebagai mitra strategis komprehensif.

"Di Jakarta, saya akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, untuk menegaskan kembali hubungan erat antara pemerintah, ekonomi, dan masyarakat kita, dan membahas upaya-upaya untuk terus membangun kawasan Indo-Pasifik yang stabil, makmur, dan tangguh," tuturnya.

"Saya juga akan bertemu dengan para pemimpin perempuan di berbagai sektor publik dan swasta di Indonesia untuk bertukar pikiran tentang peluang dan tantangan bagi kepemimpinan perempuan," ujar Marise Ann Payn. 

Kunjungan kali ini juga dibangun berdasarkan kemitraan erat Australia dengan Asia Tenggara selama beberapa dekade.

"Bersama mitra kami, Australia telah dan akan terus memberikan kontribusi positif dan proaktif bagi stabilitas dan kemakmuran di Asia Tenggara," kata Menlu Australia.

"Peringatan 50 tahun dari Five Power Defence Arrangements juga merupakan bukti kemitraan jangka panjang kami dan komitmen kami untuk bekerja sama dalam menghadapi tantangan yang berkembang di kawasan kami," paparnya

Program pertemuan bilateral dan diskusi tingkat tinggi ini akan memperkuat hubungan Australia dengan kawasan Indo-Pasifik dan dukungan Australia untuk sentralitas ASEAN, yang digarisbawahi oleh hubungan ekonomi yang kuat, ikatan pertahanan, hubungan kemanusiaan kita, dan upaya bersama kita untuk pulih dari Covid-19.

"Sentralitas ASEAN adalah inti dari visi Australia untuk Indo-Pasifik," ujar Marise Ann Payn. (RO/OL-09)

 
 

BERITA TERKAIT