05 November 2021, 09:16 WIB

Penembakan di Resor Wisata Meksiko Tewaskan Dua Orang


Atikah Ishmah Winahyu |

PENEMBAKAN, yang melibatkan beberapa geng yang bermusuhan, di pantai dekat resor Cancun di Karibia, Meksiko, menewaskan dua tersangka pengedar narkoba, Kamis (4/11), memicu kepanikan di kalangan turis asing.

"Ada konfrontasi antara anggota kelompok pengedar narkoba yang berlawanan di sebuah pantai di Bahia Petempich, Puerto Morelos," tulis kantor jaksa agung negara bagian Quintana Roo di Twitter.

"Dua dari mereka tewas," tuturnya sembari menambahkan tidak ada cedera serius lainnya.

Baca juga: AS Jual Rudal Canggih ke Arab Saudi Senilai Rp9,3 Triliun

Turis yang menginap di hotel di sebelah pantai mengatakan orang-orang berlarian mencari perlindungan setelah tembakan dilepaskan.

"Para tamu memberi tahu saya bahwa mereka sedang bermain bola voli di pantai, pria bersenjata melepaskan tembakan," cuit Mike Sington, seorang turis dari Amerika Serikat (AS) yang menginap di Hyatt Ziva Riviera Cancun Resort melalui Twitter.

“Semua orang lari dari pantai dan kolam renang. Staf membawa kami ke kamar tersembunyi di belakang dapur,” tambahnya.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan puluhan turis, beberapa menggunakan pakaian renang, menunggu di lobi hotel bersama para staf.

“Orang-orang saling berpelukan dan menangis,” kata Sington, yang menggambarkan dirinya sebagai mantan eksekutif senior di NBC Universal.

Meksiko dilanda pertumpahan darah terkait kartel yang telah menyebabkan lebih dari 300.000 orang terbunuh sejak pemerintah mengerahkan militer dalam perang melawan narkoba pada 2006.

Sementara Riviera Maya, rumah bagi Cancun dan resor terkemuka lainnya, termasuk Playa del Carmen dan Tulum, yang umumnya dianggap lebih aman daripada sebagian besar negara, telah terjadi peningkatan kekerasan.

Pada Oktober, dua turis asing tewas dalam baku tembak antara tersangka pengedar narkoba di Tulum. (Straitstimes/OL-1)

BERITA TERKAIT