04 November 2021, 21:18 WIB

Vietnam Gandeng Iran Bicarakan Kapal Tanker Minyak yang Disita


Mediaindonesia.com | Internasional

VIETNAM bekerja sama dengan Iran untuk menyelesaikan nasib kapal tanker minyak yang disita di Teluk yang memicu pertikaian diplomatik antara Washington dan Teheran. Iran dan Amerika Serikat memberikan laporan yang sangat berbeda tentang peristiwa pada MV Sothys, kapal berbendera Vietnam, di Laut Oman, pekan lalu.

Pengawal Revolusi elite Iran (IRGC) mengatakan mereka menggagalkan upaya Angkatan Laut AS untuk merebut kapal yang membawa minyaknya. Tetapi pejabat pertahanan AS menolak laporan itu dan mengatakan bahwa Iran menyita kapal tanker itu dan membawanya ke perairan mereka.

Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan kepada wartawan, Kamis (4/11), bahwa mereka akan bekerja sama dengan otoritas kompeten Iran untuk menyelesaikan masalah ini. Dikatakan kapten kapal tanker itu mengonfirmasi ke kedutaan Vietnam di Teheran pada 27 Oktober bahwa semua 26 anggota awak dalam keadaan sehat dan dirawat dengan baik.

Insiden itu terjadi setelah serangkaian serangan terhadap kapal komersial di jalur laut yang melayani Teluk, tempat sebagian besar minyak dunia diproduksi dan dikirim. Iran disalahkan atas serangan pesawat tak berawak 29 Juli terhadap kapal tanker terkait Israel yang berlayar di lepas pantai Oman, MV Mercer Street, yang menewaskan seorang mantan tentara Inggris dan warga negara Rumania.

Baca juga: Iran Gagalkan Angkatan Laut AS yang Rebut Kapal Tanker

Iran membantahnya serta menuduh Israel berada di balik serangan dan pembajakan lain di daerah itu. Argumen atas insiden kapal tanker minggu lalu datang bersamaan dengan upaya membawa Iran kembali ke pembicaraan untuk memulihkan kesepakatan yang rusak terkait pembekuan program senjata nuklirnya. Iran setuju Rabu untuk melanjutkan diskusi pada 29 November dengan kekuatan dunia. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT