02 November 2021, 17:44 WIB

Dua Ledakan Guncang Kabul


Nur Aivanni | Internasional

DUA ledakan mengguncang Kabul pada Selasa (2/11). Ledakan tersebut melukai beberapa orang dalam serangan di rumah sakit militer. Ledakan itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan dalam beberapa minggu sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus.

Perjuangan kelompok Taliban untuk membawa stabilitas ke Afghanistan telah dirundung oleh serangkaian serangan berdarah oleh cabang lokal kelompok ISIS. Serangan pada Selasa belum diklaim oleh kelompok mana pun.

"Saya di dalam rumah sakit. Saya mendengar ledakan besar datang dari pos pemeriksaan pertama. Kami disuruh pergi ke ruang yang aman. Saya juga mendengar suara tembakan," kata seorang dokter di rumah sakit Sardar Mohammad Daud Khan di Kabul kepada AFP.

"Saya masih bisa mendengar tembakan senjata di dalam gedung rumah sakit. Saya pikir para penyerang pergi dari kamar ke kamar seperti pertama kali diserang," tambah dokter itu.

Rumah sakit itu sebelumnya diserang pada 2017. Ketika itu, orang-orang bersenjata yang menyamar sebagai tenaga medis menewaskan sedikitnya 30 orang.

Wartawan AFP mendengar ledakan kedua di kota itu serta suara tembakan. Seorang juru bicara media Taliban mengonfirmasi kedua ledakan tersebut.

"Satu ledakan terjadi di gerbang rumah sakit militer dan yang kedua di suatu tempat dekat rumah sakit. Ini informasi awal. Kami akan memberikan rincian lebih lanjut nanti," katanya kepada AFP.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Qari Saeed Khosty mengatakan pasukan khusus Taliban telah bergegas ke tempat kejadian untuk mengamankan daerah tersebut. "Ledakan itu menimbulkan korban. Rinciannya akan dibagikan nanti," katanya.

LSM Italia yang mengelola rumah sakit terpisah di ibu kota mencuit di Twitter bahwa mereka telah menerima sembilan pasien dengan luka-luka dari lokasi ledakan di distrik polisi ke-10 ibu kota. Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan asap hitam mengepul ke udara setelah ledakan.

Baca juga: Tiongkok Janji untuk Bantu Taliban Bangun Kembali Afghanistan 

Yang pertama terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Wartawan AFP melihat pejuang Taliban bergegas ke tempat kejadian dengan menggunakan dua kendaraan pengangkut personel lapis baja (APC) dan truk pikap. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT