27 October 2021, 07:45 WIB

Senator Brasil Minta MA Larang Bolsonaro Gunakan Media Sosial


Basuki Eka Purnama | Internasional

SEBUAH panel senat yang menyelidiki tanggapan pemerintah Brasil tehadap pandemi covid-19 meminta mahkamah agung (MA) melarang Presiden Jair Bolsonaro menggunakan media sosial, saat mereka berencana menggelar voting terkait laporan yang menuding presiden itu melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Para senator itu meminta agar Bolsonaro diskors tanpa batas menggunakan Youtube, Twitter, Facebook, dan Instagram setelah presiden AS itu menuding vaksin covid-19 meningkatkan risiko AIDS tanpa bukti.

"Kita tidak bisa lagi menoleransi perilaku semacam ini," ujar senator dalam surat yang ditandatangani 11 anggota senat kepada pengadilan.

Baca juga: Facebook Hapus Video Bolsonaro yang Kaitkan Vaksin Covid-19 dengan AIDS

Permintaan itu diajukan saat komite Senat, yang selama 6 bulan terakhir menyelidiki tanggapan pemerintah Brasil terhadap pandemi covid-19, bersiap melakukan voting atas laporan final yang merekomendasikan agar Bolsonaro didakwa melakukan sembilan tindakan kriminal, termasuk kejahatan terhadap kemanusiaan karena meremehkan covid-19 dan mengabaikan pendapat ahli untuk mengendalikan penyakit itu di Brasil.

Laporan senat itu menuding Bolsonaro dengan sengaja membiarkan warga Brasil menghadapi infeksi massal dalam upaya mencapai herd immunity terhadap covid-19.

Komite senat tidak memiliki wewenang untuk mengajukan gugatan dan kemungkinan jaksa maupun majelis rendah--keduanya sekutu Bolsonaro--tidak akan menyelidiki atau memakzulkan sang presiden.

Namun, laporan itu merupakan pukulan telak bagi Bolsonaro yang meraih dukungan terendah sepanjang masa pemerintahannya saat pemilu Brasil akan digelar pada tahun depan.

Covid-19 telah menewaskan lebih dari 600 ribu jiwa warga Brasil, terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS). (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT