25 October 2021, 20:51 WIB

Junta Myanmar Ancam akan Lewatkan KTT ASEAN


Nur Aivanni | Internasional

JUNTA Myanmar, hari ini mengancam akan melewatkan KTT ASEAN setelah blok itu mengatakan panglima militer negara itu tidak bisa hadir karena keraguan tentang komitmen pemerintah untuk meredakan krisis berdarah.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak para jenderal menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta pada Februari. Hal itu memicu aksi protes nasional dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat.

Awal bulan ini ASEAN mengecualikan kepala junta Min Aung Hlaing dari KTT yang akan datang. Juru Bicara Junta Zaw Min Tun mengatakan kepada media lokal pada Senin bahwa pengecualian dari pertemuan pada 26-28 Oktober di Brunei itu melanggar prinsip-prinsip ASEAN.

Baca juga : Separuh Warga Afghanistan Terancam Krisis Pangan Ekstrem

Dia mengonfirmasi bahwa blok itu malah mengundang perwakilan "non-politik" - direktur jenderal kementerian luar negeri Chan Aye.

"Tapi kami tidak yakin apakah akan hadir atau tidak ... Menghadiri itu dapat mempengaruhi kedaulatan dan citra negara kami," kata juru bicara itu.

ASEAN mengeluarkan teguran yang jarang terjadi ke Myanmar setelah junta menolak permintaan agar utusan khusus bertemu dengan "semua pemangku kepentingan" di negara itu -- sebuah ungkapan yang terlihat termasuk pemimpin yang digulingkan Suu Kyi. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT