15 October 2021, 16:23 WIB

Bill Clinton Masuk Rumah Sakit dengan Infeksi bukan Covid-19


Mediaindonesia.com | Internasional

MANTAN presiden Bill Clinton dirawat di rumah sakit karena infeksi bukan covid-19, kata seorang juru bicara Kamis (14/10) malam. Dokter yang menangani Clinton mengatakan itu merupakan infeksi darah.

Clinton, 75, dirawat di rumah sakit di Irvine di California selatan pada Selasa malam, tulis Angel Urena di Twitter. Dia tidak memberikan perincian selain mengatakan infeksi itu tidak terkait dengan covid-19.

"Dia dalam pemulihan, dalam semangat yang baik, dan sangat berterima kasih kepada para dokter, perawat, dan staf yang memberinya perawatan yang sangat baik," kata Urena. Pusat Medis Irvine Universitas California mengonfirmasi bahwa Clinton diterima di sana tetapi tidak mengatakan apa-apa lagi. 

Urena tweeted pernyataan dari dokter mengatakan Clinton dirawat untuk pemantauan ketat dan diberikan antibiotik IV dan cairan. Ia menambahkan, "Setelah dua hari perawatan, jumlah sel darah putihnya cenderung turun dan dia merespons antibiotik dengan baik." 

Para dokter mengatakan mereka terus berhubungan dengan tim medis Clinton yang berbasis di New York termasuk ahli jantungnya. "Kami berharap dia segera pulang."

CNN melaporkan bahwa infeksi saluran kemih menyebar ke aliran darah Clinton. Koresponden medis saluran berita, Sanjay Gupta, mengatakan Clinton telah dilaporkan merasa lelah selama kunjungan ke California pada Selasa dan pergi ke rumah sakit untuk pengujian yang mengenyampingkan covid-19 dan masalah yang berhubungan dengan jantung.

Clinton menjabat sebagai presiden Amerika ke-42 dari 1993 hingga 2001. Terpilih pada usia 46, dia presiden termuda ketiga dalam sejarah AS dan baby boomer pertama yang memegang jabatan tersebut.

Pada 1998, Clinton dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat--satu-satunya presiden kedua dalam sejarah Amerika yang mendapatkan perlakuan memalukan itu--karena berbohong tentang perselingkuhannya dengan pegawai magang Gedung Putih Monica Lewinsky. Dia akhirnya dibebaskan oleh Senat pada Februari 1999.

Pada 2004, pada usia 58, ia menjalani operasi bypass empat kali lipat setelah dokter menemukan tanda-tanda penyakit jantung yang parah. Setelah ketakutan kesehatannya, Clinton--yang memiliki reputasi menyukai makanan berlemak--mulai makan pola makan vegan.

Baca juga: Besok, Tiongkok akan Luncurkan Misi Luar Angkasa Berawak

Pada 2010 Clinton menjalani operasi stent setelah mengeluh sakit jantung. Pada tahun yang sama dia mengatakan keputusannya untuk menjadi vegan. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT