15 October 2021, 10:02 WIB

Meski Sudah Divaksin, Presiden Latvia Positif Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Latvia Egils Levits dinyatakan positif covid-19 meski sudah divaksin. Hal itu diungkapkan kantor kepresidenan Latvia, kamis (14/10), saat negara itu melaporkan lonjakan kasus covid-19.

Setelah kembali dari lawatan ke Denmark dan Swedia, Levits menjalani tes PCR yang hasilnya positif.

"Gejalanya ringan dan presiden merasa baik-baik saja. Namun, aturan mengharuskan presiden mengisolasi diri," ujar Kepala Staf Presiden Latvia Andris Teikmanis.

Baca juga: Bertemu Presiden Kenya, Biden Janjikan Lebih Banyak Vaksin untuk Afrika

Kabar Levits positif covid-19 juga membuat Presiden Finlandia mengisolasi diri karena dia sempat makan siang dengan Levits pada Rabu (13/10).

Gangguan kesehatan itu menganggu jadwal padat presiden Latvia itu. Levits dijadwalkan menjamu presiden anyar Estonia Alar Karis, Kamis (14/10). Sebagai gantinya, Levits akan diwakilioleh ketua parlemen Inara Murniece.

Presiden Latvia itu juga terpaksa membatalkan kunjungan ke Kosovo dan Makedonia Utara pekan depan serta rencana pertemuan dengan Presiden Rumania.

Levits juga dipastikan absen di pertemuan tahunan Riga untuk membahas pertahanan, kebijakan luar negeri, dan hubungan internasional.

Latvia, yang berpenduduk 1,9 juta jiwa, mencatatkan kasua harian covid-19 sebanyak 2.408 kasus pada Kamis (14/10).

Akibatnya, pemerintah Latvia, sejak Senin (11/10), menyatakan kondisi darurat selama 3 bulan.

Saat ini, hanya 48% warga Latvia yang telah divaksin penuh, terburuk keempat di Uni Eropa setelah Bulgaria, Rumania, dan Kroasia. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT