12 October 2021, 20:34 WIB

PM Israel ke Rusia Minggu Depan Bahas Nuklir Iran


Mediaindonesia.com | Internasional

PERDANA Menteri Israel Naftali Bennett akan terbang ke Sochi di Rusia pada minggu depan. Ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk sejumlah pembicaraan, termasuk mengenai program nuklir Iran

Itu dikatakan kantor Naftali Bennett pada Selasa (12/10). Moskow merupakan salah satu penanda tangan kesepakatan 2015 yang memberikan keringanan sanksi bagi Iran dengan imbalan batasan kemampuan nuklirnya.

"Keduanya akan membahas serangkaian masalah diplomatik, keamanan, dan ekonomi yang melibatkan kedua negara, serta masalah regional yang penting, terutama program nuklir Iran," kata kantor Bennett. Mantan presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi keras sehingga membuat Teheran secara bertahap membatalkan komitmennya berdasarkan perjanjian.

Bennett mengatakan kepada Majelis Umum PBB bulan lalu bahwa Israel tidak akan mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir. Teheran menangkisnya dengan mengkklaim program nuklirnya untuk tujuan damai.

Inggris, Tiongkok, Prancis, dan Jerman juga merupakan pihak dalam perjanjian 2015. Setelah Presiden AS Joe Biden menjabat, pembicaraan dimulai di Wina pada April untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu, tetapi mereka telah ditangguhkan sejak Juni ketika Iran memilih Ebrahim Raisi yang ultrakonservatif sebagai presiden.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan di Moskow pekan lalu, selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, bahwa ia mengharapkan diskusi untuk segera dimulai lagi di Austria. Lavrov mengatakan negosiasi harus dilanjutkan sesegera mungkin dan meminta Washington untuk kembali ke kewajibannya berdasarkan perjanjian tersebut.

Kunjungan resmi ke Rusia itu menjadi yang pertama bagi Bennett sejak menjabat pada Juni, setelah 12 tahun berturut-turut pendahulunya Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri. Netanyahu telah mengatakan tentang persahabatannya dengan Putin dan sering berkunjung ke Rusia.

Baca juga: Israel Gandakan Penjualan Air Tawar ke Yordania

Putin mengucapkan selamat kepada Bennett setelah dia dilantik dan mengatakan bahwa kerja sama Rusia-Israel akan membantu memperkuat perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Timur Tengah. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT