11 October 2021, 05:30 WIB

Demonstran Mapuche Bentrok dengan Polisi di Cile, 18 Orang Terluka


Basuki Eka Purnama | Internasional

POLISI antihuru-hara Cile bentrok dengan demonstran, Minggu (10/10), saat komunitas suku asli Mapuche menggelar aksi unjuk rasa, menyebabkan 18 ornag terluka dan 10 lainnya ditahan.

Sekitar 1.000 aktivis ambil bagian dalam aksi demonstrasi di pusat kota Santiago, mayoritas mengenakan poncho dan hiasan kepala tradisional, menuntut otonomi bagi komunitas Mapuche, ketika polisi begerak membubarkan mereka menggunakan meriam air dan gas air mata.

Demonstran menanggapi aksi polisi itu dengan mengunakan tongkat dan batu dan konforntasi yang berlangsung selama sekitar 40 menit.

Baca juga: Putra Menteri India Ditangkap Terkait Pembunuhan Petani 

Polisi Cile, dalam sebuah pernyataan mengatakan seorang perempuan dan 17 polisi terluka dalan insiden itu dan 10 orang ditahan.

Cile telah lama dituding melakukan diskriminasi terhadap warga Mapuche, suku asli terbesar di negara itu, yang puluhan tahun lalu menduduki area luas di Cile namun kini termarginalkan.

Dipandang sebagai penduduk pertama di Cile, Mapuche berjuang melawan penjajah Spanyol dan kemudian militer Cile setelah negara itu menyatakan kemerdekaan pada abad ke-19.

Populasi Mapuche kini hanya sekitar 700 ribu, sangat minim dibandingkan populasi Cile yang sebanyak 17 juta. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT