09 October 2021, 12:14 WIB

AS akan Terima Turis Asing dengan Vaksin Covid-19 yang Disetujui WHO


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan negara tersebut akan menerima penggunaan vaksin covid-19 yang telah disahkan oleh regulator AS atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bagi pengunjung internasional.

Pada 20 September, Gedung Putih mengumumkan AS akan mencabut pembatasan perjalanan bagi pelancong udara dari 33 negara termasuk Tiongkok, India, Brasil, dan sebagian besar Eropa yang telah divaksinasi penuh terhadap covid-19 pada November. Aturan tersebut tidak menentukan vaksin mana yang akan diterima.

"Enam vaksin yang disahkan atau disetujui FDA atau terdaftar untuk penggunaan darurat oleh WHO akan memenuhi kriteria untuk perjalanan ke AS,” kata seorang juru bicara CDC pada Jumat (8/10).

Pada Jumat malam, CDC mengatakan awal minggu ini, mereka akan mempersiapkan sistemnya.

“Kami memberi tahu maskapai penerbangan tentang vaksin yang akan diterima,” tuturnya.

"CDC akan merilis panduan dan informasi tambahan saat persyaratan perjalanan diselesaikan,” tambahnya.

Airlines for America, kelompok perdagangan yang mewakili American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines dan lainnya, mengaku senang dengan keputusan CDC yang menyetujui daftar vaksinasi resmi untuk pelancong yang memasuki AS.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah. untuk menerapkan vaksin global dan kerangka pengujian baru ini pada awal November 2021,” tuturnya.

Baca juga: Efektivitas Vaksin Covid-19 mRNA terhadap Varian Delta 66%

Beberapa negara telah menekan pemerintahan Biden untuk menerima vaksin yang disetujui WHO, karena vaksin resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan AS tidak banyak digunakan di semua negara.

AS akan menerima pelancong udara yang divaksinasi penuh dari 26 negara yang disebut Schengen di Eropa serta Inggris, Irlandia, Tiongkok, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil.

Pembatasan AS yang belum pernah terjadi sebelumnya, melarang sebagian besar warga negara non-AS yang berada di negara-negara itu dalam 14 hari terakhir.

Persyaratan vaksin covid-19 yang baru, sekarang akan berlaku untuk hampir semua warga negara asing yang terbang ke AS, termasuk mereka yang tidak tunduk pada pembatasan sebelumnya.

CDC masih harus menyelesaikan dan menerbitkan aturan pelacakan kontrak baru untuk pengunjung internasional, yang dikirim ke Gedung Putih untuk ditinjau pada 15 September.

CDC juga harus merinci aturan untuk pengecualian, yang mencakup anak-anak yang belum memenuhi syarat untuk disuntik, serta untuk pengunjung dari negara-negara di mana vaksin tidak tersedia secara luas.

Pemerintah juga harus memutuskan apakah akan menerima pengunjung sebagai bagian dari uji klinis covid-19 atau baru saja tertular covid-19 dan belum memenuhi syarat untuk vaksinasi.(Straitstimes/OL-5)

BERITA TERKAIT